
Calon gubernur dan wakil DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.
JawaPos.com - Calon gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berencana menerapkan konsep penataan pemukiman ala warga Kampung Tongkol Dalam, Jakarta Utara.
Menurut Anies, mereka berhasil menata kampungnya secara tertib, rapih, dan mandiri. Anies mengacungi jempol atas para insiator dan para pegiat lingkungan.
"Saya datang ke sini karena ada festival kampung, dan disini contohnya karena kita ingin kampung itu ditata, kampung itu sehat dan kampung itu hidup," jelas Anies usai meninjau lokasi Kampung Tongkol Dalam, kemarin.
Penataan yang dimaksud Anies bukan menggusur melainkan menggandeng seluruh warga bersama fasilitator dan para profesional yang punya pengalaman pengembangan masyarakat.
"Solusi penataan kampung di Jakarta bukan digusur tapi dihidupkan. Kami ingin Jakarta memiliki karakter Jakarta dengan kampung-kampungnya," kata Anies.
Mantan mendikbud itu mengungkapkan di belakang kampung Tongkol dalam ada tembok warisan kolonial belanda yang usianya ratusan tahun.
"Di belakang sini ada tembok yang usianya ratusan tahun kalau di tempat lain itu adalah harta karun sehingga kebudayaannya dihidupkan warisan sejarahnya dihidupkan dengan melibatkan semua pihak," tutur Anies
Sementara itu menurut Gugun Muhammad yang merupakan pegiat organisasi masyarakat Anak Kali Ciliwung menjelaskan Kampung Tongkol Dalam sebenarnya masuk kampung yang akan digusur karena dibangun untuk jalan inspeksi dekat anak sungai Ciliwung.
"Kita sempat usulkan kampung inspeksi yang menempatkan warga sebagai penjaga sungai lalu menempatkan diri sebagai kampung wisata, karena ditolak maka kita tunjukkan sekarang mulai secara mandiri," ucap Gugun.
Inisiatif warga itu berbuah manis. Gugun mengungkapkan dulunya kampung Tongkol Dalam sangat kumuh hingga dia membuat indikator mengenai hewan-hewan jorok seperti tikus dan kecoa yang tinggal di kampung itu.
"Terapi usai kami lakukan pemberdayaan dan mengajak untuk tak lagi buang sampah sembarangan kini lingkungan Kampung Tongkol menjadi bersih dan berdampak pada kualitas kesehatan pada warga,"pungkas Gugun.(gun/rmol/mam/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
