Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 Maret 2017 | 02.42 WIB

Ayah Bunuh Diri, Anak-Anak Indra Sulit Percaya Tentang Cinta

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com – Kisah tragis yang terjadi pada Pahinggar Indrawan, warga Jagakarsa mengejutkan masyarakat dan netizen. Indra nekat mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri dan disiarkan secara langsung di media sosial Facebook. Kasus ini tentu akan berdampak buruk pada kondisi psikologis anak-anak Indra.

“Saat sudah besar nanti, anak-anak Indra akan sulit percaya sama yang namanya cinta, sulit trust with love. Padahal cinta itu basic needs, anak-anaknya akan jadi dingin. Enggak percaya hadirnya cinta,” tegas Psikolog Universitas Indonesia (UI) Nisfie M Hoesien kepada JawaPos.com, Minggu (19/3).

Nisfie menilai kasus bunuh diri pasti menjadi titik akumulasi dari depresi dan frustasi yang dialami Indra sebelumnya. Menurutnya, pasti sebelum ini sudah seringkali terjadi keributan antara Indra dan istrinya. “Sehingga anak akan menilai, buktinya orang tua saya begini. Jadi anak-anak Indra tak percaya soal cinta,” katanya.

Apalagi, lanjutnya, jika anak selalu dianggap menjadi biang keladi dalam pertengkaran. Hal itu akan membuat anak menganggap kehadirannya adalah sebuah masalah.

Pemerintah sudah menegaskan agar video tersebut tak boleh lagi beredar di masyarakat. Namun hal itu pasti sulit dilakukan karena sudah banyak pihak yang memiliki rekamannya setelah menjadi viral. Anak-anak Indra bisa saja melihat rekaman itu suatu hari nanti.

“Sama halnya dengan video pornografi, tutup saja akunnya situsnya, tapi kan semampu apa sih punya power sampai ke kebijakan itu. Tapi yang penting, ini persoalan para orang tua develop anak-anaknya menuju remaja, jenjang karir dan pernikahan,” katanya.

Nisfie menegaskan sebuah perkawinan pasti memiliki konsekuensi tetapi ini merupakan pekerjaan rumah yang utama jangan sampai menunggu anak-anak tumbuh besar. Anak-anak Indra, kata Nisfie, saat ini harus berada di dalam perlindungan keluarga yang memiliki kematangan emosi yang baik dan kondisi finansial yang memadai.

“Finansial ini problem sih. Secara logis ini memang harus di take over, saya enggak yakin istri Pak Indra ini hanya kehilangan suami, pasti punya problem kepribadian juga, harus di healing juga. Harus sesegara mungkin sehat secara finansial dan emosional. Supaya dikembalikan kondisi mentalnya, dibangun lagi love itu bagaimana, relationship, dan problem solving,” tutup Nisfie. (cr1/JPG)

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore