Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 31 Oktober 2017 | 22.58 WIB

Terungkap Rahasia Alexis Bisa Laris, Ini Testimoni Pelanggannya

Penampakan Hotel Alexis dari luar. - Image

Penampakan Hotel Alexis dari luar.

JawaPos.com - Griya pijat dan spa Hotel Alexis mendadak menjadi perbincangan khalayak ramai. Hal itu lantaran langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi tidak memperpanjang hotel yang diduga sarang prostitusi itu.


JawaPos.com pun mewawancarai salah satu pelanggan Hotel Alexis yang mengaku sering keluar masuk hotel dan griya pijat yang bisa dikatakan paling mentereng di Jakarta Utara. 


Bay (bukan nama sebenarnya, red) pun menceritakan pengalamnya saat mengunjungi tempat yang dijuluki 'surganya' kaum laki-laki di ibu kota itu. 


Menurut Bay, dibanding tempat-tempat serupa di Jakarta, sistem pengamanan hotel Alexis benar-benar ketat. Setiap orang masuk pun diperiksa oleh petugas keamanan dengan detail.


Tidak hanya pemeriksaan senjata tajam atau senjata api, security Alexis juga sampai mengecek pulpen yang dibawa oleh pengunjung. Bahkan, untuk menjaga privasi, lensa kamera handphone harus ditutup sebuah stiker segel. 


“Katanya untuk menghidari apabila ada pelanggan nakal yang merekam aktivitas di Alexis. Pemriksaan itu pas pintu masuk diperiksain detail, semuanya diperiksa," ujar Bay, Selasa (37/10).


Begitu pun saat pengunjung sudah sampai di lantai dasar (lobi utama) hotel itu, pengunjung langsung diarahkan ke mana atau lantai berapa yang akan dituju. 


“Begitu di lobi utama biasanya ada petugas yang langsung menghampiri dan langsung ditanya mau ke lantai mana. Kebetulan saya biasanya lantai tiga, yakni tempat karoke.“ ungkapnya.


Bay juga menuturukan, untuk soal pelayanan, Alexis memang paling mengerti kaum adam dan sangat ramah. Setara dengan harga yang ditawarkan. 


“Kita di sana disambut seperti layaknya raja. Tentunya mereka sangat paham kebutuhan kita saat hadir di Alexis,” kata Bay yang mengaku hanya menikmati fasilitas tempat Karaokenya yang berada di lantai tiga.


Sementara itu, Man (nama disamarkan, red) pria yang mengaku pernah berkunjung ke Hotel Alexis mengaku biasanya orang yang di lantai tiga atau tempat karaoke akan berlanjut ke lantai tujuh. "Ya biasanya begitu, tapi udah lama banget saya gak ke sana," ujarnya pada JawaPos.com.


Man menuturkan, ada satu lantai yang biasanya jadi transit utama para pengunjung Alexis, yakni lantai enam atau biasa disebut show room. "Nah, kita yang mau Karaoke biasanya juga milih LC (Ladies Companion) di situ, ada banyak sih. Ada yang dari luar negeri juga," tuturnya. 


Sementara itu, Lina Novita selaku staff Legal dan Corporate affair Alexis Grup mengatakan, mereka menyadari bila semua tempat usaha memiliki kelebihan maupun kekurangan dan mendapat stigma kurang baik.


“Sehingga kami akan berbenah dan melakukan penataan manajemen agar dapat keluar dari stigma itu. Apabila ada kekurangan yang harus kami perhatikan maka kami terbuka menerima saran dan kritik untuk bisa menjadi lebih baik lagi,” kata dia di Hotel Alexis, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (31/10).


Selain itu, dia juga meminta masyarakat maupun media berhenti menghakimi pihak Alexis secara sepihak. Dia juga menyebut bila Alexis adalah salah satu pelaku usaha di kota Jakarta yang tidak pernah melakukan pelanggaran ataupun menerima sanksi terkait pelanggaran dalam bentuk apapun dari dinas terkait.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore