Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Januari 2018 | 19.56 WIB

Ketua MUI Jagakarsa Bantah Kirim Ujaran Kebencian

Ketua MUI Jagakarsa Kiai Haji Sulaiman Rohimin - Image

Ketua MUI Jagakarsa Kiai Haji Sulaiman Rohimin

JawaPos.com - Ketua MUI Jagakarsa, Kiai Haji Sulaiman Rohimin memenuhi panggilan penyidik dari Polres Jakarta Selatan, Selasa (24/1) pagi. Hal ini lantaran dia dituduh melaporkan kasus meme ujaran kebencian di salah satu grup media sosial WhatsApp.


Namun dari pihak pengacara, Mirza Zulkarnaen membantah hal tersebut. Meme tersebut bukan untuk mengutarakan ujaran kebencian kepada kader muda NU, justru untuk menyadarkan kepasa kader muda untuk kembali pada Hitos yang dimiliki oleh NU.


"Hanya ingin menyadarkan kembali kepada Hitos NU tahun 1926 yang isinya antara lain untuk menjaga para ulama," kata Mirza Zulkarnaen di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (24/1).


Mirza menuturkan pemeriksaan hari ini, Kiai hanya memberikan keterangan tertulis terkait penyebaran meme tersebut. Akan tetapi tujuannya bukan untuk ujaran kebencian.


Selain itu Mirza juga menyebutkan isi dari meme yang sempat menyinggung kader muda NU tersebut. "Intinya Banser itu penjaga gereja, pengusir ulama," katanya.


Kiai Haji Sulaiman Rohimin sendiri juga membenarkan apa yang dikatakan oleh pengacaranya itu. Dia mengaku dirinya tidak bermaksud untuk menyebarkan ujaran kebencian.


"Kita hanya memberikan sebuah pengarahan supaya amar ma'ruf nahi munkar di dalam ke NU-an dihidupkan lagi," tururnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore