Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Juli 2017 | 02.53 WIB

Komandan Satgas Somalia Tinjau Posko Latihan Armada Jaya Ke-35

SIAGA: Dari kiri, Laksamana Madya TNI Taufiqoerrochman, Laksamana Muda TNI I.G. Putu Wijamahaadi, dan Kolonel Laut Tory. - Image

SIAGA: Dari kiri, Laksamana Madya TNI Taufiqoerrochman, Laksamana Muda TNI I.G. Putu Wijamahaadi, dan Kolonel Laut Tory.


JawaPos.com – TNI-AL mengadakan latihan perang Armada Jaya ke-35. Acara latihan gabungan TNI-AL itu dibuka di Gedung Moeljadi, kompleks Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan Angkatan Laut (Kodiklatal), Bumimoro, Surabaya. Latihan tahunan kali ini hanya dilakukan di darat dan disebut latihan posko (latposko).



Sedikitnya 640 anggota TNI-AL terlibat dalam latihan tersebut. Mereka terdiri atas pelaku, pengawas dan pengendalian (wasdal), penelitian dan pengembangan (litbang), peninjau, serta pendukung. Selama lima hari, mereka akan mengikuti latposko di lingkungan Kodiklatal.



Latihan itu dibuka Wakil Kepala Staf TNI-AL Laksamana Madya TNI Achmad Taufiqoerrochman Senin (17/7). Dia menyatakan bahwa latposko merupakan ajang berlatih bagi anggota TNI-AL untuk menentukan strategi dalam operasi laut. Latihan rutin tersebut juga bertujuan menguji kompetensi dan kemampuan prajurit. ’’Keseriusan mengikuti latihan ini sudah menjadi keharusan,’’ katanya.



Latposko menitikberatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi operasi. Mulai persiapan dalam merancang strategi, pembagian peran, hingga memaksimalkan kekuatan prajurit yang ada. Karena itu, semua unsur di lingkungan TNI-AL dilibatkan.



Taufiq menuturkan, kekompakan dan profesionalitas anggota TNI-AL diuji di latihan tersebut. Mereka saling mengisi dan melengkapi. Tanpa kekompakan, kata dia, pertahanan maupun peperangan tidak bisa berlangsung dengan baik. ’’Kami ingin latihan ini menghasilkan laporan yang maksimal tentang kemampuan dan kesiapsiagaan TNI-AL di seluruh Indonesia,’’ ujar dia.



Perwira tinggi yang menjadi direktur latihan pada ajang tersebut adalah Komandan Kodiklatal Laksamana Muda TNI IG Putu Wijamahaadi. Dia didampingi Wadirlat yang juga menjabat Dirdiklat Kodiklatal Laksamana Muda TNI Gregorius Agung W.D. Selain itu, ada banyak perwira bintang yang turut serta. Salah satunya adalah Panglima Armada Kawasan Timur Laksamana Muda TNI Darwanto.



Latihan Armada Jaya adalah event bergengsi di lingkungan TNI-AL. Biasanya, ada agenda khusus di setiap latihan. Tahun lalu latihan Armada Jaya diselingi dengan penembakan rudal C-705. Latihan itu disaksikan Presiden Joko Widodo. Rudal C-705 merupakan amunisi baru yang dimiliki TNI-AL. Amunisi tersebut dibuat Tiongkok. Pada uji coba itu, sempat terjadi kesalahan teknis sehingga rudal terlambat meluncur dan tidak mengenai sasaran.



Lokasi perang juga berpindah-pindah. Tahun lalu latihan dilaksanakan di laut dan darat. Di laut, belasan kapal beraksi di perairan Banongan, Banyuwangi. Selanjutnya, pasukan yang diangkut kapal merapat ke darat menggunakan tank amfibi di Situbondo. Latihan perang kembali dilakukan di lokasi tersebut.



Tahun ini hanya diselenggarakan latposko. Kesiapan latihan juga ditinjau Laksamana Madya TNI Taufiqoerrochman. Komandan Satuan Tugas Merah Putih yang membebaskan awak MV Sinar Kudus yang disandera perompak Somalia itu melihat beberapa ruang yang digunakan untuk pos strategi, pos logistik, dan beberapa pos lainnya. Peserta bakal disebar sesuai dengan peran masing-masing.


Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore