
REZEKI MALAM: Asdianto (kiri) menerima makanan sahur dari Bobbin Nila Prasanta Yudha di Jalan Yos Sudarso.
JawaPos.com – Memang ada berbagai cara untuk berbagi. Tidak melulu soal uang. Sebungkus nasi pun kadang lebih berarti dan lebih dibutuhkan.
’’Jadi, gerakan sahur on the road (SOTR) ini bertujuan bagi-bagi makanan sahur untuk mereka yang mungkin kurang beruntung,’’ kata Bobbin Nila Prasanta Yudha, koordinator lapangan Bhaksos'e Suroboyo.
Beberapa motor dan sebuah mobil terus bergerak dengan membawa ratusan bungkus nasi. Jalan-jalan kecil pun tidak luput dari sasaran Tim SOTR. Tidak sedikit dari tim Bhaksos'e Suroboyo yang menemui cerita memilukan. Misalnya, yang ditemui tim baksos wilayah selatan dan barat.
Tim Bhaksos'e Suroboyo menyusuri salah satu kompleks ruko di kawaan Ngagel Jaya Selatan. Tampak seorang lelaki yang tidur di emperan salah satu toko. Pemulung. Dia memang terbiasa tidur di tempat itu. Kegiatan sehari-harinya pun hanya berkutat di TPS dekat ruko tersebut.
Hal yang hampir sama ditemui tim dari wilayah selatan dan barat. Seorang kakek tampak membungkus badannya dengan sarung. Dia juga memakai kaus tangan dan kaki untuk sekadar melindungi diri dari gigitan nyamuk. Orang itu berbaring di atas becaknya yang terparkir di pinggir Kali Suroboyo, tidak jauh dari Terminal Joyoboyo.
Sontak, dia terbangun saat tim Bhaksos'e Suroboyo mendekatinya. Rasa senang tergambar dari pria tua berumur 63 tahun tersebut. Dia mengaku tidak pulang karena belum mendapatkan uang seper pun dari hasil mengayuh becak. ’’Belum berani pulang, belum dapat uang blas ini,’’ ungkap Suprapto dengan suara lirih.
Bukan hanya cerita memilukan, cerita menggelikan pun menjadi pewarna dini hari itu. Seorang tukang becak tampak tidur nyenyak di pinggir Jalan Raya Ngagel. Kedatangan Bhaksos'e Suroboyo ternyata tidak disambut dengan tangan terbuka. Tetapi dengan entakan tangan yang cukup keras. ’’Saya pikir siapa tadi yang datang. Lha kaget mara-mara nggugah (kaget tiba-tiba dibangunkan),’’ ucap Abdul Qobir, lelaki itu, lantas tersenyum dan meminta maaf.
Komitmen Bhaksos'e Suroboyo untuk menebar kebaikan dan kepedulian dengan sesama akan terus berlanjut. Mereka akan terus berupaya menjadi pionir dalam gerakan sosial di Surabaya. (gal/c15/dos)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
