
KETAHANAN PANGAN: Petinggi di wilayah kerja Sidoarjo bersama-sama menanam bibit padi dalam kegiatan upaya khusus peningkatan swasembada pangan Rabu (22/3) di Desa Mulyodadi, Wonoayu.
JawaPos.com – Luas lahan baku sawah pertanian di Kabupaten Sidoarjo saat ini mencapai 22.454 hektare. Namun, yang bisa ditanami padi hanya 18 hektare. Sisanya hanya bisa ditanami tebu dan umbi-umbian. Jika tidak ada proteksi dari pemkab, luas areal pertanian itu dikhawatirkan terus menyusut. Padahal, swasembada pangan merupakan pangkal dari kemandirian.
Kerisauhan itu juga disampaikan Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Fadli Mulyono saat membacakan laporan rangkaian kegiatan upaya khusus (upsus) peningkatan swasembada pangan di lapangan Desa Mulyodadi, Wonoayu, Rabu (22/3). ’’Saya mohon izin, jangan dikurangi luasan padinya ya, Pak,’’ ucapnya yang ditujukan kepada Wabup Nur Ahmad Syaifuddin dan Ketua DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan yang turut hadir dalam kegiatan itu.
Fadli berharap pemkab menjaga keberlangsungan usaha pertanian di Sidoarjo. Bila kabupaten bisa mandiri memenuhi kebutuhan pangan, kebutuhan lain juga akan terpenuhi. Pemerintah sebisanya menghindari impor pangan karena kondisi Indonesia yang subur dan bisa ditanam berbagai macam tumbuhan.
Selain Wabup dan ketua DPRD, turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Czi Denny Herman dan sejumlah perwakilan forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda).
Fadli menambahkan, pihaknya akan terus membantu peningkatan produksi padi di Sidoarjo. Hal itu sesuai dengan instruksi pemerintah pusat yang menargetkan swasembada pangan nasional pada 2018. Untuk mewujudkan hal itu, pihaknya menjalankan program upsus sejak tiga tahun terakhir. Upsus merupakan sebuah usaha pendampingan petani untuk meningkatkan hasil panen dalam setiap masa panen.
Bersyukur, dari masa panen terakhir di seluruh lahan baku pertanian Kabupaten Sidoarjo, ada peningkatan. Dari target panen 15.714 hektare pada periode April–September 2016, realisasinya mencapai 17.280 hektare. ’’Kami optimistis angkanya terus meningkat,’’ ujarnya.
Untuk terus meningkatkan swasembada pangan itu, lanjut dia, pihaknya telah menugasi personel babinsa (bintara pembina desa) yang jumlahnya 369 orang. Mereka disebar di seluruh wilayah Sidoarjo. Mereka juga berfungsi sebagai tenaga pendamping kelompok tani dengan dilengkapi peralatan mesin pertanian. Di antaranya, hand tractor dan mesin tanam padi.
Lebih lanjut, Fadli menjelaskan, bukan hanya jenis tanaman padi yang dikembangkan melalui program tersebut. Namun, juga sejumlah komoditas lain seperti jagung dan kedelai. Pihaknya menargetkan, dalam setahun sejumlah komoditas tersebut bisa panen sekitar 2–3 kali.
Menanggapi itu, Wabup Nur Ahmad Syaifuddin menjelaskan, pihaknya bakal berupaya untuk menunjang program swasembada pangan nasional. Caranya, ikut membina dan memberikan bantuan kepada gabungan kelompok tani lewat program kedinasan. Saat ini Jatim menyuplai lebih dari setengah kebutuhan pangan nasional. Termasuk dari Sidoarjo. Karena itu, pemkab siap mempertahankan lahan pertanian yang ada. ’’Kami juga berupaya untuk terus meningkatkan produksi dan kualitas pertanian,’’ jelasnya.
Dalam kegiatan itu, para petinggi itu ikut memanen padi secara simbolis dengan menggunakan sabit. Selanjutnya, giliran petani setempat dan babinsa unjuk kebolehan memanen padi dengan mesin combine harvester. Sesaat setelah memanen, para pejabat menanam bibit-bibit padi di lahan lain. (jos/c7/hud/sep/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
