Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Januari 2017 | 22.40 WIB

Jalan Berlubang Juga Memicu Kecelakaan, Korban Terus Berjatuhan di Jalan Ciro

Maut di Jalur Tengkorak - Image

Maut di Jalur Tengkorak

JawaPos.com – Kecelakaan maut di jalur tengkorak antara Jalan Mayjen Bambang Yuwono-Jalan Ciro, Balongbendo, Sidoarjo kembali terjadi. Toyota Avanza bertabrakan hebat dengan Isuzu Panther.


Seorang perempuan tewas dan beberapa korban terluka. Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos, kecelakaan tersebut terjadi Minggu pagi (15/1) sekitar pukul 04.00.


Pada pagi buta itu, Suliadi, pengendara Avanza bernopol L 1979 DR melaju dari Surabaya menuju Mojokerto. Bersama penumpang lain, pria 38 tahun tersebut hendak pulang ke rumahnya di Sendang, Tulungagung.


Ada delapan penumpang di Avanza abu-abu itu. Semua merupakan anggota keluarga Suliadi dan tinggal sedesa. Nama-nama penumpang tersebut adalah Anang Suratno, 23; Intan Nuraini, 24; Sutri, 23; Sherina, 7; Raisa Nur Khairen, 7 bulan; Adinda Ulwin Mikrotin, 10; Nur Mila, 53; dan sang istri, Aizatul Aniyah, 36.


Karena kondisi jalan saat itu sangat lengang, Suliadi mungkin memacu mobilnya cukup cepat. Begitu memasuki jalur antara Jalan Mayjen Bambang Yuwono-Jalan Ciro, ada truk tronton di depannya.


Tepatnya di sebelah barat SD Muhammadiyah 10 Balongbendo. Nah, Suliadi pun berniat menyalip truk tronton tersebut. Dia lantas menggeser mobilnya ke tengah jalan.


Nahas, beberapa meter di depan truk yang hendak disalip itu, melintas Isuzu Panther merah bernopol AG 349 YF. Panther yang disopiri Tukiman, warga asal Ponorogo, tersebut melaju di jalur berlawanan.


Selain Tukiman, dalam Panther tidak ada penumpang lain. Nah, karena perhitungan yang tidak cermat, Suliadi tidak berhasil menyalip truk di depannya.


Petaka pun terjadi. Avanza itu akhirnya beradu moncong dengan Panther. Tabrakan keras tak terhindarkan. Bagian depan dua mobil tersebut remuk serta penyok.


’’Terdengar bunyi bruakkkk! Suaranya keras sekali. Akhirnya, beberapa warga yang bangun hendak salat Subuh mendatangi lokasi,’’ jelas Sulaiman, salah seorang warga setempat.


Dari data kepolisian, Suliadi menderita luka berat. Dia dikabarkan mengalami gegar otak ringan. Delapan anggota keluarga lain juga terluka. Mulai robek di bagian kepala, dada, hingga kaki. Para korban langsung dievakuasi petugas ke RS Anwar Medika, Balongbendo.


Namun, nyawa salah seorang penumpang bernama Intan Nuraini tidak terselamatkan. Saudara perempuan Suliadi itu tewas dalam perjalanan menuju RS. Kepalanya mengalami pendarahan. Korban terluka berat karena duduk di depan bersama Suliadi.


Kapolsek Balongbendo Kompol Sutriswoko ketika dimintai konfirmasi membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas tersebut. Dia menyatakan, Jalan Ciro selama ini kerap memakan korban.


Akses dari Jalan Mayjen Bambang Yuwono yang lurus ke barat itu kerap membuat pengemudi memacu kendaraan dengan kencang. Padahal, di area tersebut, ada rambu-rambu untuk mengurangi kecepatan.



Menurut Sutriswoko, kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang juga kerap memicu terjadinya kecelakaan. Banyak pengendara yang gagal menghindari lubang dan tikungan sehingga berujung kecelakaan.

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore