Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 15 Januari 2017 | 03.47 WIB

Puting Beliung Rontokkan Atap Graha Sunan Ampel

TAK LAGI RIMBUN: Empat pohon mangga yang tumbang di pekarangan rumah di Babatan Pratama B No 34 sudah dibersihkan DKP. - Image

TAK LAGI RIMBUN: Empat pohon mangga yang tumbang di pekarangan rumah di Babatan Pratama B No 34 sudah dibersihkan DKP.

JawaPos.com – Hujan lebat yang disertai angin puting beliung pada Kamis (12/11) menimbulkan kerusakan parah di beberapa lokasi. Salah satunya di Graha Sunan Ampel, Wiyung.


Sebanyak 10 rumah mengalami kerusakan di bagian atap. Genting-genting melorot akibat sapuan angin tersebut. Menurut Soeharto, warga Graha Sunan Ampel, insiden itu sebenarnya hanya berlangsung sekitar dua menit, mulai pukul 15.00.


Kencangnya angin menimbulkan kepanikan. Bahkan, Soeharto sampai mengevakuasi keluarganya. ”Atap belakang rusak parah. Listrik juga langsung mati,” ujar pria yang juga ketua keamanan tersebut.


Wajar, listrik langsung mati. Sebab, angin kencang juga merobohkan tiang listrik. Bahkan, kabelnya menimpa atap rumah warga. Di beberapa titik, kabel listrik menjalar ke bawah.


Kerusakan parah terlihat di wilayah RT 4, RW 5. Sejak kemarin pagi, warga mengeluarkan perabotan dan memperbaiki atap rumahnya. Kerugian masing-masing rumah diperkirakan Rp 5 juta.


Pada hari itu petugas satpol PP, linmas, serta dinas kebersihan dan pertamanan (DKP) melakukan pemotongan dan pembersihan pohon-pohon yang tumbang.


Menurut Rahmat, petugas Satpol PP Kecamatan Wiyung, kerja bakti dilakukan sejak pagi. Selain di Graha Sunan Ampel, di Perumahan Babatan Pratama terjadi hal serupa. Bahkan, sebuah pohon besar menimpa rumah milik warga di blok BB.


Menurut Riski Hidayat, 27, petugas keamanan perumahan, kerusakan terparah terjadi di gang 16–19. Listrik sempat mati hingga pukul 23.00. Meski listrik kembali menyala, sebagian warga masih takut. Mereka memilih memutus aliran listrik untuk sementara.


Kerusakan parah juga terjadi di kontrakan yang dihuni Sisilia Susi, 58. Awalnya, di halaman rumah di blok BB tersebut, ada empat pohon mangga yang besar. Kini, seluruh pohon itu tumbang. Sejak kemarin pagi, petugas DKP membersihkan sisa-sisa pohon tersebut.


’’Saya sampai takut pohonnya kena ke sini (ruang tamu, Red). Untung, robohnya ke samping, kena kanopi,” tutur Sisilia. Halaman yang tadinya rimbun pun gundul, menyisakan akar pohon yang tercerabut keluar.


Dia juga harus berhadapan dengan banjir dari rembesan air di dinding. ’’Semalam, airnya merembes terus, nggak habis-habis,” keluh nenek tiga cucu itu. Hingga kemarin siang, air menggenang di belakang rumahnya. (kik/deb/c6/c18/oni/sep/JPG)



Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore