
CEGAH BARANG TERLARANG: Petugas Rutan Medaeng memeriksa pengunjung dengan body scanner dan X-ray screening.
Idealnya, untuk 21 blok, dibutuhkan sepuluh penjaga. Itu belum termasuk pengamanan di pos jaga, baik pos atas maupun bawah. Karena itu, alat pemindai bisa menjadi solusi.
”Minimal bisa membantu kami mendeteksi sejak dini,” katanya. Meski ada alat baru, pihak rutan tidak mengendurkan pengamanan.
Mereka tetap menggandeng pihak kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menggeledah secara berkala.
Bukan hanya pengunjung dan penghuni, petugas jaga bakal diperiksa. Tujuannya, mengantisipasi keterlibatan para petugas rutan, terutama dalam peredaran narkoba.
Nanti, setiap rutan dan lapas dilengkapi dua alat pemindai. ’’Kami tak ingin kecolongan lagi, apalagi masalah peredaran narkoba,’’ ujar Budi. (aji/c18/fal/sep/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
