Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 15 Januari 2017 | 03.01 WIB

Rutan Medaeng Makin Ketat dengan Alat Pemindai

CEGAH BARANG TERLARANG: Petugas Rutan Medaeng memeriksa pengunjung dengan body scanner dan X-ray screening. - Image

CEGAH BARANG TERLARANG: Petugas Rutan Medaeng memeriksa pengunjung dengan body scanner dan X-ray screening.


Idealnya, untuk 21 blok, dibutuhkan sepuluh penjaga. Itu belum termasuk pengamanan di pos jaga, baik pos atas maupun bawah. Karena itu, alat pemindai bisa menjadi solusi.


”Minimal bisa membantu kami mendeteksi sejak dini,” katanya. Meski ada alat baru, pihak rutan tidak mengendurkan pengamanan.


Mereka tetap menggandeng pihak kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menggeledah secara berkala.



Bukan hanya pengunjung dan penghuni, petugas jaga bakal diperiksa. Tujuannya, mengantisipasi keterlibatan para petugas rutan, terutama dalam peredaran narkoba.


Nanti, setiap rutan dan lapas dilengkapi dua alat pemindai. ’’Kami tak ingin kecolongan lagi, apalagi masalah peredaran narkoba,’’ ujar Budi. (aji/c18/fal/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore