Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Desember 2016 | 14.21 WIB

Karir Cemerlang, Janda Kota Giri Tak Diremehkan

Karir Cemerlang, Janda Tak Diremehkan - Image

Karir Cemerlang, Janda Tak Diremehkan



”Ada tuh temanku yang janda, tapi nge-rasa terpuruk. Jangan seperti itu, aku bilang. Ngapain kita malu dan nggak berdaya. Kalau punya skill, nggak perlu malu dan khawatir,” ujarnya.



Meski rasa trauma terhadap perceraian, Melly tak menutup hati. Dia mengenyahkan segala pikiran-pikiran negatif pada setiap lelaki yang ingin mendekati.



Menurut Melly, menjadi janda berarti harus pandai menjaga nama baik dan harga diri. Apa pun perkataan negatif orang lain, dia anggap angin lalu.



”Aku sih orangnya nggak mau terpuruk. Yang sudah, ya sudah. Maju ke depan, tata masa depan dan hari depan,” ungkapnya.



Melly meyakini, selama punya karir yang bagus, seorang single parent tidak akan dipandang sebelah mata oleh orang lain. Dia menunjukkan bahwa dirinya bisa tangguh sebagai janda.



Dia tetap eksis dan punya karir yang baik. Dia tak acuh kalau ada segelintir orang yang menganggap pekerjaannya sebagai instruktur senam kurang baik.



Dia justru melebarkan karir tidak hanya sebatas instruktur senam di wilayah Jawa Timur.



Tetapi, Melly juga kerap terbang ke Bali, Samarinda, hingga Banjarmasin untuk memenuhi undangan sebagai instruktur zumba party. (hay/c16/ai/sep/JPG)

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore