
IKI LHO: Agus Santoso menunjukkan foto-foto pengurus DPD Hanura Jatim kepada Anggota BK DPRD Surabaya Baktiono (kiri) dan Buchori Imron (tengah).
JawaPos.com – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang dilakukan oknum pengurus DPD Partai Hanura Jatim memanas. Sekretaris DPC Partai Hanura Surabaya Agus Santoso pada Rabu (30/11) berangkat ke Jakarta.
Dia akan melaporkan ulah rekan separtainya itu kepada DPP. Rencananya, Agus menunjukkan bukti foto-foto pesta miras tersebut kepada DPP Partai Hanura.
Pada Selasa lalu, foto-foto itu disebar Agus kepada wartawan. Dalam foto-foto tersebut, beberapa pengurus DPD Hanura terlihat duduk bersantai ditemani beberapa botol miras.
Agus menyebutkan, para petinggi partai itu berpesta miras. Sebelum ke Jakarta, Agus memenuhi panggilan Badan Kehormatan (BK) DPRD Surabaya.
Rapat BK dimulai pukul 11.30. Rapat tersebut dihadiri anggota BK. Yakni, Buchori Imron (PPP), Elok Cahyani Sunardhi (PDIP), Baktiono (PDIP), dan Minun Latif (PKB).
Rapat itu bertujuan mengklarifikasi permintaan DPC Hanura yang mengajukan Pergantian Antarwaktu (PAW) terhadap Edi Rahmat.
Ketua BK Minun Latif menyatakan, permintaan PAW benar-benar berasal dari DPC Hanura. Tentang bagaimana kelanjutannya, hal itu bukan lagi wewenang BK.
''Saudara Edi tidak melanggar kode etik maupun tata tertib kedewanan. Artinya, motifnya murni internal partai,'' tuturnya. Minun menuturkan, BK mengembalikan proses PAW tersebut kepada Hanura.
Apakah akan diteruskan atau diselesaikan melalui mekanisme internal. "Semua terserah partai. Kami cuma mengklarifikasi," kata anggota komisi A itu.
Setelah rapat tersebut, Agus mengaku akan segera berangkat ke Jakarta untuk memberikan kesaksian di hadapan Dewan Kehormatan partai.
Menurut dia, yang diperbuat adalah murni untuk memperbaiki komposisi pengurus DPD yang disebut diisi orang-orang yang tidak baik. Dia tidak peduli risiko yang akan menimpanya.
''Aku dipecat dari Hanura gak peteken (tidak masalah, Red)," tuturnya. Agus menginginkan semua dikembalikan kepada aturan partai.
Sepengetahuannya, yang dilakukan para petinggi DPD tersebut merupakan pelanggaran terhadap norma dan etika moral partai. ''Dengan pelanggaran seperti itu, mereka layak dipecat,'' tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD Hanura Warsito menjelaskan bahwa Ketua DPD Hanura Jatim Kelana Aprilianto juga terbang ke Jakarta untuk menemui Ketua Umum DPP Hanura Wiranto untuk mendiskusikan hal tersebut.
Belum ada reaksi yang signifikan dari DPD setelah foto-foto pesta miras itu tersebar ke publik. Warsito masih menunggu hingga situasi kondusif untuk menentukan langkah selanjutnya. (tau/c16/oni/sep/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
