Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 November 2016 | 18.54 WIB

Kenapa Papa Tega Penjarakan Mama?

PRIHATIN MAMA: Dari kiri, James, Lawrence, dan Janice mendatangi Kantor LPA Jatim. - Image

PRIHATIN MAMA: Dari kiri, James, Lawrence, dan Janice mendatangi Kantor LPA Jatim.



Dia menyadari, jika harus mencabut perkara sangat sulit, Gunawan bisa membantu penangguhan penahanan kliennya. ”Kalau anak-anak senang, itu sudah cukup membuat kami sedikit lega,” ujar pria 28 tahun tersebut.



Sementara itu, Isa Anshori berharap masalah tersebut bisa diselesaikan dengan cara yang baik. Sebab, tiga anak tersebut terlihat sangat tertekan. Dia menganggap ekspresi yang ditunjukkan ketiga anak selama bertemu dengan ayahnya adalah sebuah akumulasi. ”Ada proses panjang yang membuat semua dituangkan secara blak-blakan oleh ketiganya,” tutur lulusan S-2 Psikologi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) tersebut.



Isa berharap tiga anak tersebut tidak lagi tertekan. Itu bisa mengancam masa depan mereka. Untuk itu, pihaknya berjanji selalu mendampingi mereka. Misalnya, kemarin kunjungannya didahului telepon dari anak-anak tersebut. ”Mereka mengaku ketakutan ketemu ayahnya sehingga saya mendampingi,” kisahnya.



Lelaki yang juga mengajar di Sekolah Tinggi Teknologi Malang itu berharap ayahnya bisa memahami kondisi anak-anak. Dengan demikian, ada pemikiran lain. Bagaimana bisa memenuhi harapan anak-anaknya. Pertimbangan utama tetap kondisi anak. ”Semoga Pak Gun juga bisa memahami perasaan anak-anaknya,” harap pria 50 tahun tersebut. (aji/c6/dos)

Editor: Fim Jepe
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore