Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 April 2018 | 01.53 WIB

Rutan Medaeng Fasilitasi Ujian Kejar Paket C

Tahanan LSK (kanan) didampingi Penilik Dinas Pendidikan Surabaya Mulyana serta Pengawas dan Teknisi Ujian SMPN 21 Wayan Aryawan. - Image

Tahanan LSK (kanan) didampingi Penilik Dinas Pendidikan Surabaya Mulyana serta Pengawas dan Teknisi Ujian SMPN 21 Wayan Aryawan.

JawaPos.com - Rumah Tahanan (Rutan) klas I A Medaeng memberikan perhatian kepada penghuninya dari sektor pendidikan. Para narapidana dan tahanan mendapat kesempatan untuk mengikuti ujian sekolah kejar paket C.


Kasubsi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Tahanan Rutan Klas I Medaeng Andre Setiawan mengatakan, penyediaan fasilitas ujian kejar paket C akan dibuka hingga Senin (9/4) pekan depan. Pihak rutan menyediakan ruangan, meja, kursi dan penjagaan.


Selain penjagaan dari sipir rutan, ada pula dua pengawas dari luar. Yakni, Penilik Dinas Pendidikan Surabaya Mulyana dan Pengawas dan Teknisi Ujian SMPN 21 Surabaya Wayan Aryawan. "Ya, supaya ruangan dapat steril. Sehingga, peserta ujian tidak terganggu," kata Andre dihubungi JawaPos.com, Kamis (5/4).


Kejar paket C akan mengujikan tiga mata pelajaran. Yakni, agama, bahasa Indonesia, dan pendidikan kewarganegaraan (PPKN). Ujiannya dikerjakan dengan soal kertas dan pensil.


Usai dikerjakan, hasilnya akan diserahkan ke pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM). Lalu lembar ujian dikoreksi menggunakan komputer. "Kalau besok Senin itu rencananya ada pihak SMK yang terlibat. Mereka akan menyediakan laptop," ujar Andre.


Ditanya soal perizinannya, Andre menjelaskan bahwa seorang tahanan dapat menjalani ujian di area rutan atau sekolah formal. Prosedur dan administrasinya harus melalui permohonan dari sekolah atau PKBM.


Lalu tahanan yang akan mengikuti ujian, disidang di pengadilan. Boleh tidaknya seorang tahanan menjalani ujian di luar rutan ditentukan dari hasil sidang. Jika ujian dilaksanakan di area rutan, hanya akan disediakan ruangan dan penjagaannya saja.


Misalnya, UNBK. Semua peralatan ujian wajib disediakan dari pihak sekolah. Terutama jika ada tahanan yang melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Karena aplikasi ujian bersifat rahasia. "Kami bisa saja sediakan komputer. Tapi soal ujiannya dan aplikasinya itu rahasia negara," jelasnya.


Hari ini, ada satu tahanan yang melaksanakan ujian kejar paket C di ruang sipir Medaeng. Tahanan itu berinisial LSK, 20. Dia mendekam di Medaeng atas kasus kepemilikan narkoba sejak lima bulan lalu. "Pengalaman pertama saya ujian di rutan, agak sedikit tegang juga suasananya," aku LSK.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore