Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Desember 2016 | 21.39 WIB

Bekuk Tiga Perampok Saat Hendak Beraksi di Bank

DITEMBAK: Dua di antara tiga pelaku spesialis pecah kaca dan tembak ban nasabah bank keluar dari RSUD Ibnu Sina Gresik. - Image

DITEMBAK: Dua di antara tiga pelaku spesialis pecah kaca dan tembak ban nasabah bank keluar dari RSUD Ibnu Sina Gresik.

JawaPos.com- Jangan macam-macam dengan anggota Satreskrim Polres Gresik. Dua lelaki berwajah sangar ditembak anak buah Kasatreskrim AKP Heru Dwi Purnomo di depan kantor BCA, Jl Dr Soetomo, Kamis (29/12). Mereka hendak merampok.



Informasinya, kantor BCA memang sedang ramai setelah libur Natal. Saat itu pukul 12.30. Sejumlah polisi tengah berjaga di pos pengamanan (pospam) Operasi Lilin Semeru 2016, tak jauh dari lokasi. Mereka menangkap gelagat mencurigakan seorang lelaki. Tampangnya khas pelaku kriminal.



”Orang itu hanya ambil nomor antrean. Melihat ada nasabah keluar, kemudian ikut keluar,” ungkap seorang polisi di lokasi kejadian.



Di halaman bank swasta itu, pelaku terlihat menelepon seseorang. ”Dua atau tiga kali keluar-masuk bank. Lalu, telepon,” imbuhnya. Setelah itu, dia pergi dengan naik sepeda motor.



Selang beberapa menit kemudian, muncul dua orang lain. Dua orang itu mengenakan baju kombinasi putih dan biru muda. Di belakangnya, ada lelaki berkaus biru celana jins. Dua orang tersebut menuju tempat parkir mobil.



Satu di antara dua orang tersebut bukan wajah asing. Dia dikenali anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Gresik sebagai penjahat. Dia pernah terlibat aksi kejahatan di Kota Giri.



Sejumlah anak buah AKP Heru Dwi Purnomo langsung tanggap dan bergerak. Polisi tidak menunggu para penjahat itu beraksi. Mereka dikepung. Para pelaku lantas digiring aparat ke tempat yang jauh dari kerumunan nasabah maupun masyarakat untuk diperiksa.



Saat itulah terjadi perlawanan. Dalam kondisi terjepit saat diinterogasi polisi, tiba-tiba mereka menyerang anak buah AKP Heru. Padahal, waktu itu, mereka baru ditanya soal identitas. Polisi tidak mau gegabah.



Menyadari berhadapan dengan pelaku kejahatan yang profesional, anggota bertindak tegas. Dua lelaki itu ditembak di kaki. Mereka tidak bisa kabur. Hanya mengerang kesakitan dan dilarikan ke IRD RSUD Ibnu Sina Gresik. Suara tembakan mengundang perhatian warga sekitar. Jalanan pun ramai.



Polisi juga menggeledah celana pelaku dan menemukan sebuah mur sepanjang 15 sentimeter. Mur tersebut diduga digunakan untuk memecahkan kaca mobil nasabah bank. Modus itu banyak terjadi dalam kasus pecah kaca dan pencurian uang nasabah.



Rupanya, pelaku lain yang masih berada di dalam bank mengetahui aksi polisi. Tahu dua teman mereka didor aparat, pelaku memilih kabur dan masuk perkampungan penduduk. Polisi bersama masyarakat lalu mengejar dan menangkapnya. Pelaku itu kemudian jadi sasaran amuk massa. Dia remuk dihajar.



Informasi yang dihimpun Jawa Pos menyebutkan, pelaku itu bernama Husen, 50, asal Bojonegoro. Lalu, ada Angel alias Ajey, 35; dan Abdullah. Keduanya asal Benowo, Surabaya. Mereka sempat dirawat di rumah sakit karena terluka. (yad/c6/roz)

Editor: Fim Jepe
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore