Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 Januari 2017 | 17.09 WIB

Berbagi Cerita lewat HP Jadul

BANYAK KISAH: Komunitas pencinta ponsel jadul memamerkan koleksi di depan Pendapa Bupati Gresik kemarin. Mereka datang dari berbagai kota untuk berkumpul dan pamer koleksi. - Image

BANYAK KISAH: Komunitas pencinta ponsel jadul memamerkan koleksi di depan Pendapa Bupati Gresik kemarin. Mereka datang dari berbagai kota untuk berkumpul dan pamer koleksi.

JawaPos.com – Handphone (HP) lawas banyak bercerita kepada sang pemilik. Mereka ingat pada awal mampu beli hingga memiliki ponsel saat ini.


Unik dan asyik. Koleksi itu dipamerkan Minggu (8/1). Ratusan HP jadul atau zaman dulu dipajang di depan Pendapa Bupati Gresik.


Benda-benda elektronik yang usang tersebut dipamerkan pemerhati. Komunitas HP jadul melakukan kopi darat (kopdar) dan berbagi cerita.


’’Bagi kami, nilai HP itu sangat mahal. Kenangannya tak bisa dibeli,’’ ungkap Ketua Komunitas Gerilya Djadoel Gresik Arief Rahman. Komunitas pencinta HP jadul tersebut memamerkan semua koleksi.


Mereka menggandeng komunitas serupa dari beberapa daerah. Banyak pencinta HP jadul yang datang dari Lamongan, Mojokerto, Tuban, Bojonegoro, dan kota-kota lain.


Sebagian besar koleksi itu merupakan HP 1990–2000. Beberapa merek seperti Siemens, Motorola, Nokia, Ericsson dipamerkan. Pengunjung menikmatinya.


Arief menjelaskan, HP jadul melahirkan banyak cerita. Kolektor memiliki alasan yang berbeda-beda. Mulai kenangan dengan orang tua, sahabat, hingga pacar.


Ada juga memori bersama mantan kekasih. ’’Ada yang memburu HP gara-gara tak bisa lupa dengan mantan. Dia diberi benda jenis tersebut saat diputus kekasih,’’ ucap Arief, lalu tertawa.


Sebagian HP jadul masih digunakan untuk berkomunikasi meski tidak rutin. Kenangan soal HP jadul juga dipaparkan Nuwakhid. Pemuda asal Tuban itu ikut berbagi kisah.


Dia teringat temannya yang memburu HP jadul dengan alasan khusus. ’’Teman saya siap membayar belasan juta demi mendapatkan HP yang dicari. Alasannya bikin sedih,’’ tuturnya.


Dia mengoleksi HP jadul karena memiliki kenangan mendalam dengan sang istri yang meninggal. Dengan HP itu, dia ingin mengenang masa-masa bersama orang tercinta.



Pencinta HP lain, Jimbe, mengakui punya cerita yang berkesan. Dia masih ingat saat sulit mendapatkan komponen HP miliknya.


Lelaki tersebut terpaksa memesan beberapa komponen dari Rusia untuk ponsel lawasnya. (hen/c16/roz/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore