
SHOCK: Petugas medis mengecek kondisi para korban, di antaranya anak-anak TK, dari mobil yang terguling Minggu (19/2) di jalan tol Sidoarjo-Waru.
JawaPos.com – Para siswa TK PGRI 1 Gempol, Pasuruan, terpaksa membatalkan rencananya untuk mengikuti lomba senam di Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya, Minggu (19/2). Mobil yang ditumpangi anak-anak itu mengalami kecelakaan di jalan tol Sidoarjo–Waru.
Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Meski begitu, delapan penumpang harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka ringan. Beberapa saat setelah mendapat perawatan medis, mereka diperbolehkan pulang.
Berdasar informasi, kecelakaan tunggal itu terjadi di Kilometer 22 pukul 07.00. Mobil Mitsubishi Kuda silver bernopol N 1976 VU yang ditumpangi rombongan tersebut melaju dari selatan. Kendaraan itu melintas di lajur kiri.
Nah, di lokasi kejadian, mendadak ban belakang bagian kanan pecah. Mobil tersebut terpelanting ke kiri dan terbalik di atas proyek pelebaran jalan. Sejumlah pengendara yang melintas berupaya menolong sekaligus melaporkan kejadian itu kepada petugas. ’’Nihil korban jiwa,’’ kata Kanitlaka Lantas Polresta Sidoarjo AKP Toni Irawan.
Kendaraan itu berisi 12 penumpang. Perinciannya, enam perempuan dewasa, lima siswa TK, dan sopir. Mobil tersebut dikemudikan Arif Supriyadi, 31, warga Kejapanan, Gempol, Pasuruan. ’’Beberapa penumpang yang mengalami luka ringan dievakuasi ke RSUD Sidoarjo,’’ lanjut Toni.
Menurut dia, kondisi ban sudah tak layak digunakan. Ban itu seharusnya diganti karena dapat membahayakan penumpang di tengah perjalanan. ’’Mobil diderek ke kantor Patroli Jalan Raya II Jatim,’’ ujar mantan Kanitlantas Polsek Waru tersebut.
Humas RSUD Sidoarjo Zainuri menuturkan, pihaknya menangani delapan penumpang mobil yang mengalami kecelakaan di jalan tol. Mereka langsung diperbolehkan pulang setelah dirawat karena tidak mengalami luka serius. ’’Memar dan lecet-lecet,’’ terangnya.
Delapan orang yang sempat dirawat di RSUD itu adalah Sholicah, 57, warga Siring, Porong; Sumarmi, 62, warga Kejapanan, Gempol, Pasuruan; Kurnia Pujiastuti, 28, warga Besuki, Jabon; dan Zeti Nursiah, 27, warga Kejapanan, Gempol, Pasuruan. Ditambah Jerin, 4, warga Siring, Porong; M. Anugerah Wahyu, 5, warga Kejapanan, Gempol, Pasuruan; Nur Anita Dewi, 33, warga Kejapanan, Gempol, Pasuruan; dan Supriyadi. (edi/c18/pri/sep/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
