
TERLATIH: Tenaga kerja di pelabuhan. Disnaker akan menambah jumlah perusahaan yang diajak bekerja sama.
JawaPos.com – Perkembangan industri begitu pesat. Kebutuhan akan tenaga yang andal juga terus bertambah. Dalam setahun terakhir, dinas ketenagakerjaan (disnaker) mendistribusikan sekitar 3 ribu tenaga kerja ke perusahaan.
Kepala Disnaker Gresik Mulyanto menyatakan, berbagai pelatihan kerja sudah diadakan tahun lalu. Pelatihan kerja meliputi beberapa bidang. Di antaranya, teknologi informasi, teknik industri, manufaktur, dan tekstil. ”Dari pelatihan itu, sekitar 3 ribu tenaga kerja sudah diterima di berbagai perusahaan,” ujarnya Rabu (5/4).
Mulyanto menuturkan, tahun ini disanker menargetkan 3–4 ribu calon tenaga kerja baru bisa mendapatkan pekerjaan. Mereka dibekali keterampilan melalui pelatihan di balai latihan kerja (BLK). Setelah pelatihan sebulan, calon tenaga kerja magang di perusahaan.
Program pemagangan sejatinya sudah dimulai pada 2015. Namun, baru dua perusahaan yang digandeng disnaker. Tahun ini dia menyatakan akan menambah relasi dengan perusahaan. ”Kerja sama akan diperbanyak,” tuturnya.
Kerja sama dengan sejumlah perusahaan, kata Mulyanto, bertujuan mempermudah program pemagangan. Juga, memperbanyak jaringan industri yang akan menampung calong tenaga kerja. ”Jadi, bukan hanya pelatihan di BLK. Calon tenaga kerja juga diberi kesempatan terjun langsung ke perusahaan,” jelasnya.
Mulyanto berharap program pemagangan bisa membantu pemkab dalam mendistribusikan tenaga kerja. Dengan begitu, angka pengangguran bisa ditekan dengan optimal.
Disnaker mencatat angka pengangguran mengalami penurunan pada 2015. Pada 2014 angka pengangguran mencapai 5,06 persen dari jumlah penduduk. Angka itu lebih tinggi daripada tahun berikutnya yang hanya 4,41 persen. ”Semoga bisa terus turun,” tandas Mulyanto.
Sebelumnya, Ketua Asosiasi Pengusaha (Apindo) Gresik Tri Andhi Suprihartono mengungkapkan, perusahaan di bawah Apindo juga menerapkan pelatihan kerja. Sasarannya, pelajar dan masyarakat yang magang di perusahaan. Dengan begitu, calon tenaga kerja memiliki keterampilan sebagai bekal setelah magang perusahaan. Dia berharap perusahaan terus menambah jumlah pelatihan untuk karyawannya. Tujuannya, skill karyawan kian terasah, bahkan terspesialisasi. ”Yang diuntungkan jelas perusahaan tersebut,” ujarnya. (adi/c10/ai/sep/JPG)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
Dugaan Penipuan Lowongan Kerja Libatkan Eks Camat Pakal, DPRD Surabaya Desak Pengawasan ASN Diperketat
Deretan 11 Kuliner Pempek Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi! Daftar Line Up Skuad Clash of Legends 2026 Barcelona Legends vs DRX World Legends di GBK
Heboh Isu Perselingkuhan Istri Ahmad Sahroni dengan Seorang Duda Drummer Band Tahun 90-an, Netizen: Ketahuan Mulu Mesra-mesraan di Publik
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
Harga LPG Non Subsidi Naik per 18 April 2026, Cek Daftar Harga Terbarunya!
9 Soto Legendaris di Bandung, Kuliner Murah Isian Melimpah tapi Rasa Juara
