
MOGOK: Seorang pengendara menuntut sepeda motornya yang mogok di Jalan Ambengan, Surabaya.
JawaPos.com- Hujan deras mengguyur Surabaya sejak Jumat pagi (24/11) hingga sore. Derasnya air hujan tersebut telah mengubah hampir seluruh kawasan di Surabaya bak lautan. Banyak jalan dan perkampungan yang terendam banjir. Kemacetan pun terjadi di semua jalan-jalan protokol Kota Pahlawan.
Berdasarkan pantauan JawaPos.com di kawasan Surabaya Selatan, hujan pertama turun sekitar pukul 10.00 WIB. Deras dan membuat sungai-sungai kecil meluap. Seperti di Jalan Raya Gayung Kebonsari.
Menjelang adzan salat Jumat, intensitas hujan sedikit mereda. Namun, itu hanya berlangsung sebentar. Setelah salat Jumat hujan kembali turun sangat lebat hingga sore hari sekitar pukul 15.30 WIB. Derasnya curah hujan itu membuat Surabaya terkepung banjir.
Ketinggian air rata-rata sekitar 20-50 cm. Di Ketintang misalnya. Ketinggian air mencapai betis orang dewasa. Sepanjang jalur frontage road sisi barat juga tergenang.
Genangan air juga terlihat di depan Mapolsek Genteng yang berada di pusat kota. Saking tingginya genangan, beberapa motor sampai mogok. ”Kalau di sini memang cepat banjir. Tapi surutnya juga cepat,” ujar Kapolsek Genteng Kompol Arie Tri Setiawan.
Polsek Genteng pun sampai turun tangan melancarkan arus lalu lintas. Sebab, di depan Mapolsek memang dekat dengan pertigaan dan banjir itu membuat arus lalu lintas tersendat.
Pemandangan yang sama juga terjadi di depan Stadion Gelora 10 November, Surabaya. Beberapa pengendara motor cuma bisa geleng-geleng kepala setelah banjir merendam mesin motor mereka sampai kendaraan yang mereka tumpangi mogok. Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Surabaya Barat dan Utara.
Soal banjir tersebut, Humas Pemkot Surabaya M. Fikser mengatakan bahwa curah hujan yang turun pada hari Jumat itu memang sangat tinggi. ”Hujannya lama dan memang dari tadi seperti ini,” jelas Fikser.
Fikser menambahkan, beberapa titik banjir yang terpantau oleh pemkot, tingginya cukup lumayan. Dia menyebut kawasan Gelora Pancasila dan Ngagel. Pemkot Surabaya juga berusaha agar air cepat surut. Semua pihak dikerahkan, seperti anggota Linmas dan Satpol PP. ”Semua teman-teman di lapangan. Rumah pompa semuanya hidup. Kami juga keliling mengecek saluran-saluran air,” katanya.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
Dugaan Penipuan Lowongan Kerja Libatkan Eks Camat Pakal, DPRD Surabaya Desak Pengawasan ASN Diperketat
Deretan 11 Kuliner Pempek Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi! Daftar Line Up Skuad Clash of Legends 2026 Barcelona Legends vs DRX World Legends di GBK
Heboh Isu Perselingkuhan Istri Ahmad Sahroni dengan Seorang Duda Drummer Band Tahun 90-an, Netizen: Ketahuan Mulu Mesra-mesraan di Publik
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
Harga LPG Non Subsidi Naik per 18 April 2026, Cek Daftar Harga Terbarunya!
9 Soto Legendaris di Bandung, Kuliner Murah Isian Melimpah tapi Rasa Juara
