Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Desember 2016 | 01.27 WIB

Asah Keterampilan Siswa Difabel

SEMANGAT: Chusnul Kotimah mendorong kursi roda yang diduduki siswa SLB Aisyah Porong dalam Parade Disabilitas di area kantor Pemkab Sidoarjo, Minggu (4/12). Sebanyak 23 sekolah Luar Biasa TK sampai SMA Se-Sidoarjo mengikuti Hari Disabilitas Internasional - Image

SEMANGAT: Chusnul Kotimah mendorong kursi roda yang diduduki siswa SLB Aisyah Porong dalam Parade Disabilitas di area kantor Pemkab Sidoarjo, Minggu (4/12). Sebanyak 23 sekolah Luar Biasa TK sampai SMA Se-Sidoarjo mengikuti Hari Disabilitas Internasional

JawaPos.com – Farrel terlihat begitu bahagia Minggu (4/12) pagi. Siswa kelas III Sekolah Luar Biasa (SLB) Aisyiyah Krian itu menarik-narik tangan kiri Haryana Agustin, gurunya.



Dia meminta Agustin mempercepat langkah dengan wajah penuh senyum. Farrel begitu menggebu-gebu mengejar ketertinggalan langkah dari kelompok karnaval.



Dia tak mau berada di barisan paling belakang. Dengan pakaian ala kerajaan tempo dulu, lengkap dengan replika mahkota emas, Farrel begitu leluasa melangkah.



Bukan hanya dia yang berpakaian unik pagi itu. Sekumpulan siswa di depannya mengenakan pakaian yang tak biasa.



Maklum, segenap pihak SLB menggelar karnaval dengan mengelilingi alun-alun. Mereka memperingati Hari Disabilitas Internasional 2016.



Agustin menjelaskan, pagi itu dia bertugas mengawasi Farrel. Sebab, keluarga Farrel berhalangan dan hendak menjemput setelah urusan mereka selesai.



’’Kami dan puluhan siswa lain berangkat bersama,’’ ucapnya. 



Ratusan siswa, mulai taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah atas (SMA), yang mengikuti perayaan tersebut berasal dari 23 yayasan dan SLB.



Sejak pukul 06.30, mereka berkumpul di halaman kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sidoarjo. Jalur pawai dimulai dari kantor bappeda.



Mereka kemudian mengitari alun-alun dan kembali ke halaman kantor bappeda. Kepala Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sidoarjo Suprapto mengaku menggelar beberapa acara sekaligus.



Yakni, HUT Ke-71 PGRI pada 25 November lalu sekaligus Hari Disabilitas Internasional yang jatuh kemarin. ’’Acaranya sengaja kami padukan supaya lebih meriah dan efisien,’’ tuturnya.



Dia menambahkan, rangkaian kegiatan HUT PGRI telah dilakukan. Misalnya, lomba senam dan seminar kanker serviks pada 24 November di kantor sekretariat daerah.



Pria yang juga menjabat pengawas UPTD Cabang Dinas Pendidikan Sidoarjo tersebut menuturkan, keadaan siswa penyandang disabilitas tak kalah penting.



Karena itu, PGRI rutin menggelar kegiatan yang dapat mengasah keterampilan siswa. Misalnya, pawai keliling kota.



’’Karnaval itu mengasah keterampilan pelajar penyandang cacat dalam beraktivitas,’’ ujarnya. (jos/c18/dio/sep/JPG)

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore