
SEMANGAT: Chusnul Kotimah mendorong kursi roda yang diduduki siswa SLB Aisyah Porong dalam Parade Disabilitas di area kantor Pemkab Sidoarjo, Minggu (4/12). Sebanyak 23 sekolah Luar Biasa TK sampai SMA Se-Sidoarjo mengikuti Hari Disabilitas Internasional
JawaPos.com – Farrel terlihat begitu bahagia Minggu (4/12) pagi. Siswa kelas III Sekolah Luar Biasa (SLB) Aisyiyah Krian itu menarik-narik tangan kiri Haryana Agustin, gurunya.
Dia meminta Agustin mempercepat langkah dengan wajah penuh senyum. Farrel begitu menggebu-gebu mengejar ketertinggalan langkah dari kelompok karnaval.
Dia tak mau berada di barisan paling belakang. Dengan pakaian ala kerajaan tempo dulu, lengkap dengan replika mahkota emas, Farrel begitu leluasa melangkah.
Bukan hanya dia yang berpakaian unik pagi itu. Sekumpulan siswa di depannya mengenakan pakaian yang tak biasa.
Maklum, segenap pihak SLB menggelar karnaval dengan mengelilingi alun-alun. Mereka memperingati Hari Disabilitas Internasional 2016.
Agustin menjelaskan, pagi itu dia bertugas mengawasi Farrel. Sebab, keluarga Farrel berhalangan dan hendak menjemput setelah urusan mereka selesai.
’’Kami dan puluhan siswa lain berangkat bersama,’’ ucapnya.
Ratusan siswa, mulai taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah atas (SMA), yang mengikuti perayaan tersebut berasal dari 23 yayasan dan SLB.
Sejak pukul 06.30, mereka berkumpul di halaman kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sidoarjo. Jalur pawai dimulai dari kantor bappeda.
Mereka kemudian mengitari alun-alun dan kembali ke halaman kantor bappeda. Kepala Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sidoarjo Suprapto mengaku menggelar beberapa acara sekaligus.
Yakni, HUT Ke-71 PGRI pada 25 November lalu sekaligus Hari Disabilitas Internasional yang jatuh kemarin. ’’Acaranya sengaja kami padukan supaya lebih meriah dan efisien,’’ tuturnya.
Dia menambahkan, rangkaian kegiatan HUT PGRI telah dilakukan. Misalnya, lomba senam dan seminar kanker serviks pada 24 November di kantor sekretariat daerah.
Pria yang juga menjabat pengawas UPTD Cabang Dinas Pendidikan Sidoarjo tersebut menuturkan, keadaan siswa penyandang disabilitas tak kalah penting.
Karena itu, PGRI rutin menggelar kegiatan yang dapat mengasah keterampilan siswa. Misalnya, pawai keliling kota.
’’Karnaval itu mengasah keterampilan pelajar penyandang cacat dalam beraktivitas,’’ ujarnya. (jos/c18/dio/sep/JPG)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
Dugaan Penipuan Lowongan Kerja Libatkan Eks Camat Pakal, DPRD Surabaya Desak Pengawasan ASN Diperketat
Deretan 11 Kuliner Pempek Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi! Daftar Line Up Skuad Clash of Legends 2026 Barcelona Legends vs DRX World Legends di GBK
Heboh Isu Perselingkuhan Istri Ahmad Sahroni dengan Seorang Duda Drummer Band Tahun 90-an, Netizen: Ketahuan Mulu Mesra-mesraan di Publik
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
Harga LPG Non Subsidi Naik per 18 April 2026, Cek Daftar Harga Terbarunya!
9 Soto Legendaris di Bandung, Kuliner Murah Isian Melimpah tapi Rasa Juara
