Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Juli 2026 | 17.20 WIB

6 Budaya Kerja Jadul yang Diakhiri Generasi Milenial di Tempat Kerja

Budaya kerja jadul yang diakhiri generasi milenial di tempat kerja / foto : Magnific/ pressfoto - Image

Budaya kerja jadul yang diakhiri generasi milenial di tempat kerja / foto : Magnific/ pressfoto

JawaPos.com – Milenial telah mengubah lanskap tempat kerja secara signifikan melalui tuntutan yang mencerminkan nilai-nilai generasi mereka.

Perubahan budaya kerja yang dibawa milenial sering disalahpahami sebagai kemalasan padahal sebagian besar justru menguntungkan semua generasi.

Banyak tradisi lama di tempat kerja yang telah mereka tinggalkan ternyata membawa dampak positif bagi kesejahteraan karyawan secara keseluruhan.

Dilansir dari laman YourTango pada Sabtu (11/6), berikut enam tradisi kerja yang diakhiri milenial dan alasan mengapa sebagian besar karyawan justru lebih beruntung karenanya.

1. Fasilitas hiburan sebagai pengganti tunjangan nyata

Perusahaan dulu sering menyediakan fasilitas seperti gym gratis, outing kantor, atau pijat sebagai cara menarik dan mempertahankan karyawan.

Namun milenial menyadari bahwa fasilitas semacam ini hanyalah pengalih perhatian dari masalah mendasar yang lebih penting.

Yang benar-benar mereka inginkan bukan camilan gratis atau casual Friday, melainkan cuti berbayar dan kompensasi yang adil.

Tuntutan ini bukan soal memanjakan diri, melainkan soal memastikan kesejahteraan kerja yang sesungguhnya dan terukur.

Pergeseran ini telah mendorong banyak perusahaan untuk memikirkan ulang apa yang benar-benar bernilai bagi karyawan mereka.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore