Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Mei 2026 | 15.21 WIB

7 Alasan Mengapa Orang Kelas Menengah Sulit Menabung, Anda Juga?

ilustrasi orang yang menghitung uang. Sumber foto: Freepik - Image

ilustrasi orang yang menghitung uang. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Tidak terlalu kaya, juga tidak terlalu miskin, masyarakat kelas menengah biasanya dikaitkan dengan gaji stabil, peluang pendidikan yang baik, dan jumlah konsumen terbesar.

Namun, di zaman modern, kelas ini paling terpengaruh oleh inflasi, masalah seperti biaya perumahan yang tinggi dan kondisi inflasi secara keseluruhan.

Orang kelas menengah kesulitan menabung, terutama karena gaji stagnan atau naik sangat lambat, tetapi pengeluaran terus menumpuk.

Dilansir English jagran, berikut tujuh alasan mengapa orang kelas menengah kesulitan menabung.

1. Gaya hidup meningkat seiring dengan kenaikan gaji bertahap

Gaji naik secara bertahap, tetapi pengeluaran tumbuh lebih cepat, seperti mobil, ponsel baru, atau memiliki rumah.

Terutama di dunia modern, ketika semuanya ada di ujung jari Anda, aplikasi perdagangan cepat juga menghilangkan semua kenaikan gaji tersebut.

2. Tekanan teman sebaya

Menjadi kelas menengah juga berarti aktif secara sosial, termasuk pesta, pernikahan, festival, dan menjamu tamu terjadi secara teratur.

Media sosial modern memudahkan Anda untuk melihat bagaimana orang lain hidup dan dapat memberi tekanan pada ketika Anda mulai membandingkan diri.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore