Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 Maret 2026 | 03.41 WIB

7 Alasan Seseorang Sering Menyela Pembicaraan: Makna Psikologis di Baliknya dan Bagaimana Cara Menyikapinya?

Ilustrasi seseorang yang sering menyela pembicaraan (freepik/drobotdean) - Image

Ilustrasi seseorang yang sering menyela pembicaraan (freepik/drobotdean)

JawaPos.com - Dalam sebuah percakapan, ada batas tipis antara menjadi pendengar aktif dan justru menjadi pengganggu.

Salah satu bentuk gangguan yang paling umum adalah interupsi—ketika seseorang memotong pembicaraan sebelum lawan bicara selesai menyampaikan maksudnya.

Hampir semua orang pernah mengalaminya, baik sebagai pihak yang menyela maupun yang disela. Sekilas, kebiasaan ini mungkin tampak sepele.

Namun jika ditelaah lebih dalam, tindakan menyela sebenarnya bisa mengungkap banyak hal tentang karakter, pola pikir, bahkan kondisi emosional seseorang.

Lantas, apa saja alasan di balik kebiasaan menyela ini? Dan apa makna tersembunyi yang bisa kita pahami dari perilaku tersebut? Berikut ulasan lengkapnya dilansir dari Global English Editing.

1. Upaya Menunjukkan Dominasi

Salah satu alasan paling umum seseorang menyela pembicaraan adalah keinginan untuk menunjukkan dominasi. Dalam konteks ini, interupsi menjadi alat untuk mengendalikan arah percakapan.

Orang dengan kecenderungan ini biasanya ingin memastikan bahwa suara merekalah yang paling didengar.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore