Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 Juni 2026 | 04.07 WIB

Orang yang Sering Mematikan Suara Ponsel Biasanya Menunjukkan 7 Ciri Berikut Ini Menurut Psikologi

seseorang yang mematikan suara ponsel (Magnific/azerbaijan_stockers) - Image

seseorang yang mematikan suara ponsel (Magnific/azerbaijan_stockers)


JawaPos.com - Di era digital seperti sekarang, ponsel telah menjadi bagian yang hampir tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Notifikasi pesan, panggilan, email, media sosial, hingga berbagai aplikasi lainnya terus berlomba-lomba menarik perhatian kita.

Namun, di tengah arus informasi yang tak pernah berhenti itu, ada sebagian orang yang memilih langkah sederhana tetapi cukup mencolok: mereka sering mematikan suara ponselnya atau mengaktifkan mode senyap.

Bagi sebagian orang, kebiasaan ini mungkin terlihat aneh. Ada yang menganggapnya sebagai tanda kurang responsif, tidak ramah, atau bahkan antisosial.

Padahal, dari sudut pandang psikologi, kebiasaan mematikan suara ponsel tidak selalu berkaitan dengan ketidaksukaan terhadap orang lain. Justru, perilaku ini sering kali mencerminkan karakteristik kepribadian dan pola pikir tertentu.

Tentu saja, tidak semua orang yang mematikan suara ponselnya memiliki ciri yang sama. Namun, sejumlah penelitian mengenai perhatian, manajemen stres, dan perilaku digital menunjukkan adanya beberapa kecenderungan psikologis yang cukup umum.

Dilansir dari Expert Editor, terdapat tujuh ciri yang sering ditemukan pada orang yang terbiasa mematikan suara ponselnya.

1. Mereka Sangat Menghargai Fokus

Salah satu alasan paling umum seseorang mematikan suara ponsel adalah keinginan untuk menjaga konsentrasi. Dalam psikologi kognitif, setiap notifikasi yang muncul dapat mengganggu fokus dan memecah perhatian, bahkan ketika seseorang tidak langsung membuka ponselnya.

Orang yang sering menonaktifkan suara ponsel biasanya menyadari bahwa gangguan kecil dapat mengurangi produktivitas secara signifikan. Mereka cenderung lebih nyaman bekerja atau melakukan aktivitas tanpa interupsi yang terus-menerus.

Karena itu, mereka sering memilih untuk memeriksa pesan pada waktu tertentu daripada merespons setiap notifikasi saat itu juga. Kebiasaan ini menunjukkan kemampuan mengelola perhatian yang cukup baik dan kesadaran terhadap pentingnya fokus mendalam.

2. Mereka Memiliki Batasan Pribadi yang Jelas

Dalam psikologi hubungan interpersonal, kemampuan menetapkan batasan atau boundaries dianggap sebagai tanda kesehatan mental yang baik. Orang yang selalu tersedia setiap saat sering kali merasa tertekan karena tuntutan sosial yang tidak ada habisnya.

Sebaliknya, mereka yang mematikan suara ponselnya umumnya memahami bahwa tidak semua pesan harus dijawab dalam hitungan detik. Mereka mampu membedakan antara hal yang mendesak dan hal yang bisa menunggu.

Kebiasaan ini sering mencerminkan kemampuan untuk melindungi waktu pribadi dan menjaga keseimbangan antara kehidupan sosial, pekerjaan, dan kebutuhan diri sendiri.

3. Mereka Cenderung Lebih Mandiri Secara Emosional

Editor: Novia Tri Astuti
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore