
Overthinking membawa dampak yang cukup signifikan bagi kesehatan mental maupun kualitas hidup. (Pexels)
JawaPos.com - Overthinking atau kebiasaan berpikir secara berlebihan seringkali muncul tanpa diduga atau disadari.
Ketika pikiran mulai memunculkan berbagai skenario, kekhawatiran, serta kemungkinan buruk yang belum tentu terjadi. Kondisi ini dapat menimbulkan beban mental yang perlahan dapat mengikis ketenangan, dan ketika tidak terkelola dengan baik, aktivitas keseharian pun dapat ikut terganggu.
Overthinking membawa dampak yang cukup signifikan bagi kesehatan mental maupun kualitas hidup. Jangan salah, pikiran yang terus berputar mampu menguras emosi, menurunkan fokus, menghambat produktivitas, hingga memicu rasa cemas dan mengakibatkan sulit untuk tidur.
Ketika kekhawatiran berlebihan muncul, hal ini justru dapat menarik sesuatu yang dapat menghambat ketenangan dan kemampuan seseorang untuk berkembang.
Dalam artikel kali ini akan dibahas mengenai lima langkah efektif yang dapat dilakukan untuk mengatasi overthinking supaya energi pikiran dapat kembali seimbang, positif, dan beralih ke hal-hal yang lebih bermanfaat.
Pola overthinking sering muncul dari hal internal yang sulit dikendalikan, dan pemicunya pun bisa sangat beragam. Seseorang yang mengalami overthinking seringkali memiliki ketakutan mendalam terhadap kegagalan, pengalaman masa lalu yang kurang menyenangkan, atau ingin selalu merasa aman dalam setiap keputusan.
Ketika tidak menemukan jalan atau solusi untuk suatu masalah, otak kemudian memutar ulang kecemasan yang sama berkali-kali. Inilah yang membuat seseorang terjebak dalam lingkaran overthinking yang seakan tidak ada ujungnya.
Overthinking biasanya muncul pada momen ketika seseorang berada dalam tekanan, baik tekanan pekerjaan, hubungan, maupun perubahan hidup yang besar. Namun, tidak jarang pula overthinking muncul justru ketika seseorang sedang tidak melakukan apa-apa.
Pikiran yang terlalu kosong juga dapat memberi ruang bagi berbagai skenario negatif yang belum tentu terjadi untuk berkembang, terutama pada malam hari ketika tubuh mulai beristirahat tetapi otak masih tetap aktif. Pada saat inilah kekhawatiran kecil berubah menjadi pikiran berulang yang mengganggu ketenangan dan membuat seseorang sulit tidur.
Maka dari itu, perlu untuk memahami pola pikir sebagai langkah awal untuk mengelola pikiran secara lebih sehat. Dengan mengenali pola ini, seseorang dapat mulai menyadari kapan dirinya harus berhenti, mengalihkan fokus, atau menerapkan teknik relaksasi supaya dapat kembali berpikir positif, dan terarah menuju hal-hal yang lebih bermanfaat.
Teknik circle of control menjadi salah satu cara efektif untuk meredakan overthinking karena membantu seseorang membedakan mana hal yang dapat dikendalikan dan mana yang berada di luar kuasa dirinya. Teknik ini penting adalah karena overthinking sering kali tumbuh dari keinginan untuk mengendalikan sesuatu yang sebenarnya berada di luar jangkauan.
Ketika seseorang terus berusaha memikirkan kemungkinan buruk, mencoba memprediksi hasil, atau ingin memastikan segala sesuatu berjalan sempurna, pikiran justru semakin penuh dan terjebak dalam kecemasan yang berulang. Circle of control hadir sebagai batas yang menenangkan, membantu seseorang fokus pada faktor yang benar-benar bisa diubah, bukan pada hal-hal yang hanya menguras energi dan mental.
Teknik ini paling efektif digunakan ketika pikiran mulai terasa penuh, tidak terarah, dan mulai memunculkan skenario-skenario negatif yang menekan. Situasi tersebut biasanya terjadi pada momen penuh tekanan, baik dalam urusan pekerjaan, hubungan, maupun saat menghadapi keputusan besar.
Circle of control juga sangat berguna jika diterapkan pada malam hari, ketika tubuh ingin beristirahat tetapi pikiran justru semakin aktif memunculkan kekhawatiran yang belum tentu terjadi.
Dengan langsung memetakan apa yang bisa dan tidak bisa dikendalikan, seseorang dapat menghentikan alur pikiran yang berlebihan sebelum berkembang menjadi kecemasan yang lebih besar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022