
Ilustrasi seseorang yang menggunakan laptop. (Freepik)
JawaPos.com - Menyadari keberadaan teknologi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) tidaklah cukup, Anda perlu memahami istilah-istilah di sekitarnya untuk benar-benar relevan.
Pemahaman terhadap jargon teknologi AI akan memudahkan Anda menavigasi lanskap digital yang terus berkembang pesat.
Melansir dari Global English Editing, penguasaan istilah ini akan membantu Anda tetap menjadi pribadi yang relevan di tengah pesatnya perubahan teknologi selama sepuluh tahun ke depan.
AI kini mengubah berbagai bidang, mulai dari layanan kesehatan hingga hiburan, sehingga pengetahuannya menjadi hal yang sangat umum, sama seperti kemampuan mengoperasikan ponsel pintar.
Membekali diri dengan istilah-istilah ini bukan berarti Anda harus menjadi ahli teknologi, melainkan untuk memastikan Anda bisa mengikuti alur perkembangan dunia digital.
Berikut adalah delapan frasa kunci yang harus Anda kuasai untuk menavigasi dunia AI yang menarik ini dan menjaga relevansi diri.
1. Artificial Intelligence (AI)
AI pada dasarnya mengacu pada mesin atau perangkat lunak yang meniru kecerdasan manusia yang sejati. Konsep ini bukanlah hal baru, tetapi kini mendapatkan momentum yang luar biasa berkat kemampuan komputasi canggih. AI adalah perangkat pintar di balik rekomendasi belanja online dan fitur canggih di ponsel pintar Anda.
2. Machine Learning (ML)
Machine Learning adalah sub-bidang dari AI, di mana mesin belajar dari data tanpa diprogram secara eksplisit sebelumnya. Mereka mengamati pola di dalam data, belajar dari data tersebut, lalu membuat keputusan atau prediksi yang akurat. ML adalah kekuatan di balik rekomendasi personal pada layanan streaming musik, termasuk prediksi lalu lintas di sistem GPS Anda.
3. Natural Language Processing (NLP)
NLP adalah cabang AI yang memungkinkan mesin dapat memahami, menafsirkan, dan menghasilkan bahasa manusia secara alami. Teknologi inilah yang memungkinkan asisten suara di ponsel Anda seperti Siri atau Google Assistant memahami perintah lisan Anda sehari-hari. Algoritma NLP bahkan dapat memproses dan memahami volume informasi seukuran Wikipedia hanya dalam hitungan menit saja.
4. Deep Learning
Deep Learning merupakan sub-bidang dari Machine Learning, yang menggunakan jaringan saraf tiruan untuk belajar dari sejumlah besar data yang tersedia. Kata "Deep" mengacu pada kedalaman jaringan saraf yang terdiri dari banyak lapisan algoritma yang kompleks. Model ini dapat mengenali teman Anda di media sosial dan memahami aksen yang berbeda saat Anda berbicara kepada asisten suara.
5. Neural Networks

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
