Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 September 2025 | 17.56 WIB

Sleep Deprivation: Bahaya, Gejala, dan Cara Mengatasinya

- Penurunan imunitas, lebih mudah sakit, infeksi sembuh lama.

- Risiko masalah kesehatan kronis seperti obesitas, diabetes, hipertensi, penyakit jantung.

Dampak Jangka Panjang

Dilansir dari halodoc.com, sleep deprivation yang berlangsung lama bisa meningkatkan risiko gangguan jantung, penyakit metabolik, dan gangguan mental seperti depresi. 

Kurang tidur bisa mempercepat penuaan kulit, menyebabkan garis halus, kerutan, dan kulit tampak kusam. 

Selain itu, risiko penyakit kardiovaskular meningkat karena tubuh tidak punya cukup waktu untuk memperbaiki sel-sel dan jaringan, termasuk pembuluh darah dan jantung. 

Penyebab Umum Sleep Deprivation

Berikut beberapa faktor yang sering menyebabkan kurang tidur menurut alodokter.com:

- Gaya hidup yang padat dan jadwal kerja yang panjang

- Stres dan gangguan mental seperti kecemasan atau depresi

- Konsumsi kafein atau minuman berkafein terlalu malam

- Paparan gadget layar terang sebelum tidur

- Lingkungan tidur yang kurang nyaman

- Gangguan medis seperti apnea tidur, insomnia, atau gangguan pernapasan saat tidur

Cara Mengatasi dan Mencegah

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore