
Ilustrasi dua orang yang sedang berbicara, namun salah satu wajahnya menunjukkan kebingungan dan ketidaknyamanan, mencerminkan adanya miskomunikasi. (Freepik)
JawaPos.com - Beberapa orang kesulitan dalam berinteraksi sosial, membuat pilihan kata mereka tidak tepat. Alih-alih terhubung, mereka justru menggunakan ungkapan yang secara tak sadar bisa menjauhkan orang lain. Ungkapan-ungkapan ini kerap kali menjadi penghalang komunikasi.
Melansir dari Geediting.com Rabu (17/9), ada beberapa frasa umum yang secara konsisten menciptakan jarak dalam percakapan. Mengenali ungkapan ini akan sangat membantu untuk membangun jembatan. Mari kita kenali delapan frasa tersebut.
1. "Aku tahu, tapi..."
Frasa ini sering digunakan sebagai respons saat orang lain berbagi pengalaman atau gagasan. Anda mungkin merasa hanya ingin berkontribusi pada percakapan dengan ide lain, tetapi itu mengabaikan cerita mereka. Anda seolah sedang berusaha membelokkan arah pembicaraan.
2. "Bukan seperti itu kejadiannya"
Bayangkan Anda sedang bercerita seru di tengah kelompok, lalu tiba-tiba ada orang menyela. Frasa ini sering digunakan untuk membenarkan diri sendiri dan menceritakan versi lain dari peristiwa tersebut. Hal ini bisa menghentikan percakapan dan membuat orang lain merasa tidak percaya.
3. "Kamu terlalu sensitif"
Kalimat ini digunakan untuk mengecilkan atau meremehkan perasaan seseorang. Pria atau wanita dengan keterampilan sosial kurang baik kerap melontarkan kalimat ini. Frasa ini tidak hanya tidak valid, tetapi juga bisa merusak hubungan pertemanan.
4. "Sebenarnya..."
Menggunakan kata "sebenarnya" saat orang lain berbicara, bisa membuat mereka merasa bahwa pendapatnya salah. Anda seolah sedang mengoreksi apa yang mereka katakan. Itu dapat mematikan percakapan.
5. "Seperti yang saya katakan..."
Frasa ini sering digunakan setelah percakapan terinterupsi. Alih-alih mengalirkan percakapan secara alami, Anda memaksa mereka untuk kembali pada poin Anda. Itu menunjukkan Anda tidak tertarik dengan apa yang mereka ucapkan.
6. "Tidak bermaksud menyinggung, tapi..."
Ungkapan ini sering menjadi pembuka untuk ucapan yang menyinggung atau mengkritik. Itu seperti Anda ingin melontarkan sesuatu yang tidak mengenakkan hati tanpa harus bertanggung jawab. Frasa ini sama sekali tidak bisa menghapus niat buruk Anda di baliknya.
7. "Terserah"

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
