
Orang yang selalu ingin dianggap benar sering kali sulit menerima perbedaan pendapat, sehingga menimbulkan konflik. (Freepik)
JawaPos.com – Dalam kehidupan sehari-hari, kita tentu pernah bertemu dengan orang yang sulit menerima pendapat orang lain. Mereka cenderung selalu ingin dianggap benar, meski faktanya tidak selalu demikian. Sikap ini kerap menimbulkan konflik, merusak relasi, bahkan membuat seseorang terjebak dalam pola pikir yang kaku.
Lalu, apa sebenarnya tanda seseorang selalu ingin dianggap benar, siapa yang biasanya mengalami hal ini, kapan dan di mana perilaku ini muncul, serta mengapa sikap tersebut berbahaya bagi hubungan dan kehidupan sehari-hari?
1. Tanda Orang Selalu Ingin Benar
Psikolog Elisa Widyakusuma melalui akun TikTok-nya menuturkan bahwa orang yang selalu ingin benar biasanya ditandai dengan kebiasaan mengkritik orang lain secara berlebihan. Mereka cenderung fokus pada kesalahan lawan bicara tanpa berusaha memahami sudut pandang berbeda.
Raditya Dika dalam sebuah diskusi yang diunggah akun @kutubuku.co menyebutkan, perilaku ini sering muncul karena kebutuhan untuk membuktikan diri. “Ada orang yang merasa harga dirinya baru aman kalau dia benar. Jadi setiap kali berbeda pendapat, mereka akan mati-matian mempertahankan argumen,” jelasnya.
Selain itu, menurut psikolog Analisa Widyaningrum, tanda lain adalah kecenderungan untuk menyalahkan pihak lain. Orang yang selalu ingin benar jarang bercermin pada dirinya sendiri, sehingga sulit mengakui kesalahan.
2. Mengapa Orang Ingin Selalu Benar?
dr. Ndraemon, seorang praktisi kesehatan mental, menjelaskan dalam konten TikTok-nya bahwa kebutuhan untuk selalu benar sering berakar dari insecurity. Seseorang yang tidak percaya diri akan menutupinya dengan sikap dominan, termasuk ngotot membenarkan dirinya dalam percakapan.
Ada pula faktor lingkungan masa kecil. Anak yang sering ditekan atau dikritik keras bisa tumbuh menjadi orang dewasa yang tidak mau terlihat salah. Baginya, salah sama dengan gagal, sehingga selalu ingin membuktikan kebenaran.
3. Dampak dalam Kehidupan Sehari-hari
Sikap selalu ingin benar jelas menimbulkan banyak masalah. Pertama, dalam hubungan pribadi, hal ini bisa memicu pertengkaran karena pasangan atau teman merasa tidak pernah dihargai. Kedua, dalam lingkungan kerja, perilaku ini bisa menciptakan suasana tidak nyaman, bahkan menghambat kerja tim.
Menurut Psikolog Analisa Widyaningrum, orang dengan pola pikir ini sering kesulitan berkembang. “Kalau kita selalu merasa benar, kita menutup peluang belajar dari orang lain. Padahal, kesalahan itu penting untuk tumbuh,” jelasnya.
4. Bagaimana Cara Menghadapinya?
Menghadapi orang yang selalu ingin benar memang tidak mudah. Namun ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:
Tetap tenang: jangan terpancing emosi karena hanya akan memperburuk keadaan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
