
Membersihkan telinga dengan tetes khusus (Foto: Canva)
JawaPos.com - Telinga memiliki mekanisme alami dalam menjaga kebersihan, tetapi kotoran telinga atau serumen yang menumpuk tetap harus dibersihkan secara tepat.
Serumen atau earwax sebenarnya berfungsi melindungi telinga dari kotoran, bakteri, hingga menjaga kelembapan. Namun, penumpukan berlebihan justru menimbulkan gangguan kesehatan serius.
Banyak orang masih salah kaprah membersihkan telinga menggunakan cotton bud atau benda tajam, padahal tindakan ini justru berisiko memperparah penyumbatan.
Dirangkum dari alodokter.com dan mitrakeluarga.com, berikut cara membersihkan telinga sesuai anjuran medis yang aman dilakukan agar terhindar komplikasi berbahaya.
1. Menggunakan Obat Tetes Telinga
Obat tetes telinga menjadi pilihan praktis untuk melunakkan kotoran telinga yang mengeras. Cairan ini bekerja dengan memecah earwax sebelum dikeluarkan secara alami.
Umumnya, obat tetes bisa dibeli di apotek tanpa resep dokter dan digunakan sesuai aturan pemakaian. Penggunaannya sederhana dengan meneteskan cairan ke telinga lalu menunggu beberapa menit.
Setelah cairan bekerja, earwax akan melunak dan keluar perlahan saat Anda melakukan aktivitas seperti mengunyah atau berbicara. Proses ini biasanya aman dan minim risiko iritasi.
Namun, jika telinga terasa perih atau muncul reaksi lain setelah pemakaian obat tetes, segera hentikan penggunaannya. Konsultasikan kondisi telinga ke dokter THT untuk pemeriksaan lebih lanjut.
2. Menyemprotkan dengan Air Salin
Air salin atau larutan saline sering digunakan untuk membersihkan telinga dari serumen yang menumpuk. Prosedur ini dilakukan dengan menyemprotkan cairan ke dalam liang telinga.
Biasanya, metode penyemprotan menggunakan alat khusus bernama earigator yang diarahkan sejalan dengan saluran telinga. Cairan mendorong kotoran sehingga earwax bisa keluar dengan sendirinya.
Walaupun terdengar sederhana, tindakan ini umumnya lebih aman jika dilakukan oleh dokter THT. Hal tersebut untuk mencegah risiko cedera pada saluran telinga atau gendang telinga.
Apabila ingin mencoba di rumah, pastikan menggunakan cairan steril serta peralatan yang sesuai. Hindari menyemprotkan dengan tekanan terlalu keras karena bisa menimbulkan rasa sakit.
3. Kuret Kotoran Telinga oleh Dokter THT
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
