ilustrasi orang yang keramas. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com – Tahukah Anda bahwa salah satu kebiasaan sehat yang dapat meningkatkan penampilan dan rambut secara signifikan adalah keramas setiap tiga hari sekali?
Minyak alami yang diproduksi kulit kepala untuk menjaga rambut tetap terhidrasi, berkilau, dan terlindungi akan terkikis jika Anda terlalu sering keramas.
Keramas setiap tiga hari sekali memungkinkan minyak alami tersebut menutrisi rambut Anda, memperkuatnya, dan mengurangi kemungkinan rambut patah atau kering.
Keramas juga bantu menjaga kebersihan kulit kepala, mengurangi ketombe dan iritasi, serta mencegah penumpukan produk perawatan rambut.
Dilansir English jagran, berikut empat alasan mengapa Anda harus keramas tiga hari sekali.
Keramas setiap tiga hari sekali memungkinkan kulit kepala mempertahankan minyak alaminya, yang penting untuk menjaga kelembapan dan perlindungan rambut.
Keramas setiap hari dapat menghilangkan minyak ini, membuat kulit kepala kering dan rambut rapuh.
Banyak orang menggunakan produk rambut seperti serum, semprotan, atau gel penata rambut.
Jika Anda tidak mencuci rambut secara teratur, produk-produk ini dapat menumpuk di kulit kepala, menyumbat folikel rambut, dan menghasilkan ketombe atau gatal.
Keramas berlebihan dapat melemahkan rambut karena terus-menerus terpapar air dan bahan kimia sampo, yang menyebabkan rambut bercabang dan patah.
Dengan keramas lebih jarang, rambut Anda akan beristirahat dari tekanan fisik akibat keramas, pengeringan, dan penataan rambut.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
