
Ilustrasi perempuan yang tampak cemas saat melihat saldo rekeningnya usai belanja impulsif demi alasan “self-reward”. (Your Tango)
JawaPos.com – Tak peduli seberapa besar gaji yang diterima, ada orang-orang yang selalu merasa uangnya tak pernah cukup. Bukan karena nasib buruk atau sistem yang menindas, tapi karena satu hal sederhana yang kerap diabaikan: cara mereka berbicara tentang uang.
Tanpa sadar, kalimat-kalimat yang diucapkan sehari-hari bisa mencerminkan pola pikir yang merusak stabilitas keuangan.
Kalimat seperti “nanti juga diganti” terdengar sepele, bahkan sering dibungkus dengan alasan self-care atau hidup spontan. Padahal, justru dari situlah kebiasaan boros mengakar dan membuat seseorang terjebak dalam siklus finansial yang stagnan.
Banyak orang mengira masalah keuangan hanya soal angka. Padahal, bahasa yang digunakan untuk membenarkan keputusan finansial bisa jadi cerminan dari ketidakmampuan mengelola emosi, keinginan instan, atau bahkan kecemasan yang tak tersadari.
Dilansir dari Your Tango, Minggu (3/8/2025), berikut ini sebelas kalimat yang sering diucapkan oleh mereka yang selalu kesulitan keuangan, apa pun jumlah penghasilannya.
Baca Juga: 7 Weton Wasesa Segara: Rezekinya Dinobatkan Melimpah Seluas Samudra, Menurut Primbon Jawa
1. “Aku pantas mendapatkan self-reward ini”
Kalimat ini sering dijadikan pembenaran untuk belanja impulsif. Alih-alih mencari kenyamanan lewat cara yang sehat, orang-orang yang menggunakan alasan ini justru menggantinya dengan kepuasan instan.
Hadiah untuk diri sendiri memang penting, tapi jika selalu dijadikan alasan untuk boros, maka self-reward justru berubah menjadi self-sabotage.
2. “Nanti juga aku pikirin soal itu”
Menghindari masalah bukanlah solusi, apalagi soal keuangan. Orang yang berkata seperti ini biasanya enggan menghadapi kenyataan bahwa keuangannya sedang tidak stabil. Akibatnya, mereka menunda membuat keputusan penting seperti menabung atau membayar utang—dan ujungnya menumpuk masalah.
3. “Tenang, sebentar lagi gajian”
Kalimat ini jadi andalan saat dompet mulai menipis. Tapi sering kali, saat gaji datang, uang sudah habis untuk menutup hutang atau kartu kredit. Ini menciptakan siklus “gali lubang tutup lubang” yang sulit diputus jika terus dibenarkan dengan alasan “gajian sebentar lagi”.
4. “Aku enggak mau mikirin itu sekarang”

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
