
Ilustrasi doomscrolling (Freepik)
JawaPos.com - Tanpa disadari, Anda mungkin menghabiskan waktu berjam-jam menggulir layar ponsel hanya untuk membaca berita buruk, menonton konten menyedihkan, atau sekadar mencari pelarian dari rutinitas.
Kebiasaan ini dikenal sebagai doomscrolling
Doomscrolling bukan hanya soal membaca berita negatif. Ini tentang bagaimana Anda menenggelamkan diri dalam arus informasi yang terus menerus tanpa kontrol, hingga akhirnya merasa cemas, lelah, dan kehilangan semangat.
Dunia digital yang menawarkan hiburan tak terbatas, ternyata bisa menjadi pemicu kelelahan emosional dan keterputusan dari realitas.
Artikel ini akan membahas tuntas apa itu doomscrolling, mengapa kita melakukannya, apa saja dampak yang ditimbulkan, dan bagaimana cara menghentikannya secara efektif yang tela dirangkum dari University of Colorado Denver pada Selasa (22/07).
Jika Anda merasa hidup makin tak terarah, barangkali sudah saatnya mengevaluasi bagaimana Anda menggunakan waktu di depan layar.
Doomscrolling adalah kebiasaan mengakses dan membaca konten negatif secara terus-menerus, baik melalui berita, media sosial, maupun video pendek.
Kebiasaan ini sering kali terjadi tanpa sadar, terutama saat seseorang merasa bosan, tertekan, atau sedang ingin melarikan diri dari kenyataan.
Karena sifat kontennya yang adiktif, doomscrolling sulit dihentikan begitu dimulai.
Fenomena ini diperkuat oleh fitur infinite scroll di berbagai platform digital yang dirancang untuk membuat Anda terus tertarik dan berlama-lama.
Sekilas, ini tampak seperti pengisi waktu yang tidak berbahaya, tetapi dampaknya bisa cukup dalam.
Otak terus-menerus menerima stimulus negatif tanpa jeda, sehingga memicu perasaan cemas, lelah, dan kehilangan arah.
Anda mungkin mulai doomscrolling dengan alasan ringan seperti mencari informasi, menghibur diri, atau mengisi waktu luang.
Namun tanpa disadari, ini bisa berkembang menjadi kebiasaan destruktif yang merusak suasana hati, mengganggu produktivitas, bahkan memicu gangguan mental dalam jangka panjang.
Doomscrolling memiliki dampak psikologis yang signifikan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
