
Perilaku orang yang tak pernah mendapat pujian saat kecil menurut psikologi. (Freepik/ freepik)
JawaPos.com – Menurut psikologi, pengalaman masa kecil yang minim pujian atau apresiasi sering kali meninggalkan jejak mendalam dalam pembentukan kepribadian dan pola perilaku seseorang saat dewasa.
Mereka yang tumbuh tanpa merasakan validasi atau penghargaan sejak kecil cenderung memperlihatkan sejumlah perilaku khas sebagai bentuk kompensasi atas luka batin yang tak pernah disadari.
Ketidakmampuan untuk merasa cukup dan dihargai sering kali membuat mereka terjebak dalam lingkaran overthinking, takut gagal, dan merasa tidak layak atas kesuksesan yang diraih.
Inilah alasan mengapa memahami berbagai perilaku orang yang tak pernah mendapat pujian saat kecil penting dalam sudut pandang psikologi, karena setiap tindakan mereka kerap berakar dari luka masa lalu yang belum selesai.
Dilansir dari Hack Spirit pada Senin (16/6), diterangkan bahwa ada tujuh perilaku orang yang tak pernah mendapat pujian saat kecil menurut psikologi.
Dorongan internal untuk membuktikan kemampuan diri menjadi motivasi tersendiri bagi mereka yang tidak mendapatkan pengakuan semasa kecil.
Setiap pencapaian dianggap sebagai kesempatan untuk menunjukkan potensi yang tersembunyi.
Mereka cenderung bekerja lebih keras dibandingkan rekan sebayanya dalam berbagai bidang kehidupan.
Akademik, profesi, hingga hobi menjadi medan untuk memperoleh pengakuan yang selama ini terlewatkan.
Mekanisme pertahanan diri ini mendorong individu untuk selalu mencapai standar tertinggi dalam setiap aktivitas.
Tanpa disadari, mereka menggunakan prestasi sebagai alat untuk memvalidasi eksistensi dirinya.
Keberhasilan bukan sekadar pencapaian, melainkan pembuktian diri. Namun, penting untuk memahami bahwa motivasi semacam ini dapat berdampak positif maupun negatif tergantung perspektif individu.
Respon awal ketika menerima apresiasi adalah penolakan atau pengalihan pembicaraan. Mekanisme pertahanan diri yang terbentuk sejak masa kanak-kanak membuat mereka merasa tidak layak menerima pengakuan.
Setiap kali mendapatkan pujian, mereka cenderung merendahkan diri atau membuat lelucon untuk meredakan ketidaknyamanan.
Akar masalah ini berasal dari pengalaman masa kecil di mana prestasi selalu diabaikan atau dianggap biasa saja.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
