Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Juni 2025 | 00.52 WIB

Catat! Inilah 19 Tips Agar Tetap Termotivasi Saat Kerja Remote atau WFA 

Ilustrasi orang yang sedang kerja remote atau WFA (freepik/pikisuperstar) - Image

Ilustrasi orang yang sedang kerja remote atau WFA (freepik/pikisuperstar)

JawaPos.com - Sulit untuk mengakui bahwa sesuatu yang sangat Anda inginkan justru dapat membuat Anda begitu lelah.

Anda berjuang untuk kebebasan ini, berjuang untuk meninggalkan pekerjaan yang kaku, kantor terbuka yang kacau, jadwal yang menyesakkan.

Dan sekarang, Anda memilikinya: kemampuan untuk bekerja dari mana saja, untuk memilih ritme Anda sendiri, untuk mengambil kembali hari Anda.

Namun di suatu tempat antara pesan di grup WhatsApp kantor dan makan siang yang dimasak dalam microwave, antara kelelahan Zoom dan dinding kamar Anda yang tidak berubah, percikan itu mulai meredup.

Pekerjaan remote seharusnya memberdayakan. Terkadang, masih demikian. Namun, hal itu juga mengungkap hal-hal yang tidak kita duga.

Bahwa otonomi dapat bergeser menjadi isolasi, bahwa fleksibilitas dapat menjadi fragmentasi, dan bahwa motivasi lebih sulit dipertahankan ketika tidak ada momentum yang terlihat. Tidak ada bos yang lewat.

Tidak ada rekan kerja yang menertawakan meja sebelah. Tidak ada ritual budaya yang menarik perhatian dan mendorong Anda maju.

Lalu, adakah cara khusus agar para pekerja remote ini tetap termotivasi dalam bekerja meskipun terkadang pekerjaan ini terasa membosankan?

Dilansir dari laman DMNews, Senin (2/5), berikut adalah 19 strategi yang dapat membantu Anda mendapatkan kembali energi, makna, dan gerakan dalam pekerjaan remote atau work from anywere alias WFA.

1. Awali hari Anda dengan sesuatu yang tidak bermanfaat

Bukan kopi. Bukan email. Sesuatu yang tidak berguna, tetapi indah. Sebuah puisi. Jalan-jalan. Sebuah peregangan yang lambat. Cara kita memulai hari membentuk kerangka kognitif dan emosional kita. Memulai dengan kehadiran, ketimbang produktivitas, mengembalikan agensi.

2. Ciptakan batasan fisik antara pekerjaan dan diri Anda

Bahkan jika itu hanya layar lipat atau perubahan pencahayaan. Isyarat perilaku memperkuat transisi mental. Tanpa isyarat tersebut, pikiran Anda tetap setengah online, setengah tidak aktif, bahkan saat jam terus berjalan.

3. Berikan hari kerja Anda awal yang seremonial

Nyalakan lilin. Putar daftar putar tertentu. Ganti pakaian Anda. Ritual bukanlah sesuatu yang tidak masuk akal. Ritual membantu otak Anda membedakan lingkungan dan meningkatkan fokus.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore