Ilustrasi seseorang yang sedang mengaplikasikan sunscreen (Dok. Pexels)
JawaPos.com - Cuaca panas terik atau mendung, kulit tetap butuh perlindungan. Salah satu cara paling efektif untuk menjaga kulit dari paparan sinar UV adalah dengan menggunakan sunscreen. Tapi, sayangnya, masih banyak yang asal pakai atau bahkan lupa reapply. Akibatnya, kulit bisa mengalami penuaan dini, muncul flek hitam, atau bahkan terbakar matahari.
Dilansir dari American Academy of Dermatology Association pada Senin (21/04), penggunaan sunscreen yang tepat bisa mencegah kerusakan kulit akibat sinar UV, baik UVA maupun UVB. Artikel ini akan membahas lima langkah penting yang perlu kamu perhatikan saat menggunakan sunscreen, agar manfaatnya maksimal dan kulit tetap sehat.
Hal pertama yang wajib dilakukan adalah memilih sunscreen dengan perlindungan yang memadai. Dermatolog menyarankan untuk menggunakan sunscreen dengan SPF minimal 30, bersifat broad-spectrum (melindungi dari sinar UVA dan UVB), serta tahan air. Sunscreen jenis ini ideal digunakan di iklim tropis seperti Indonesia.
Kalau kamu punya masalah hiperpigmentasi atau mudah muncul flek hitam, kamu bisa coba sunscreen yang mengandung iron oxide. Kandungan ini memberikan perlindungan ekstra terhadap sinar tampak (visible light) yang juga bisa memicu noda hitam pada kulit, terutama untuk kulit sawo matang hingga gelap.
2. Gunakan Sunscreen Sebelum Terpapar Sinar Matahari
Jangan menunggu matahari menyengat baru buru-buru oles sunscreen. Kulit butuh waktu sekitar 15 menit untuk menyerap dan mengaktifkan perlindungan dari sunscreen. Jadi, penting banget untuk mengaplikasikannya sebelum keluar rumah, terutama kalau kamu berencana jalan kaki, bersepeda, atau berkegiatan outdoor.
Kalau sunscreen baru dipakai saat sudah di bawah sinar matahari, kulit kamu sudah sempat terpapar tanpa pelindung. Ini bisa menyebabkan kulit terbakar, terutama di siang hari saat intensitas UV lagi tinggi-tingginya. Jadi, jangan skip atau tunda-tunda, ya!
3. Gunakan dalam Jumlah yang Cukup
Salah satu kesalahan paling umum adalah menggunakan sunscreen terlalu sedikit. Padahal, untuk orang dewasa, minimal butuh sekitar 1 ons atau satu gelas takar kecil (ukuran seperti gelas jamu) untuk seluruh tubuh yang tidak tertutup pakaian. Kalau badanmu lebih besar, tentu butuh lebih banyak lagi.
Jangan lupa ratakan sunscreen secara menyeluruh dan pijat lembut agar meresap sempurna. Area yang sering terlupa seperti punggung tangan, belakang leher, atau bagian atas kaki juga harus mendapat perlindungan yang sama.
4. Jangan Lupa Area Tersembunyi
Selain wajah dan tangan, ada banyak bagian tubuh lain yang juga perlu perlindungan. Area seperti leher, telinga, punggung kaki, dan kaki bagian bawah juga mudah terbakar matahari kalau tidak dilindungi sunscreen. Bahkan, kulit kepala juga perlu dijaga, apalagi kalau kamu punya rambut yang tipis atau botak.
Untuk area yang sulit dijangkau seperti punggung, kamu bisa minta bantuan orang lain atau gunakan sunscreen jenis spray. Dan jangan lupakan bibir—gunakan lip balm dengan SPF minimal 30 agar tetap lembap dan tidak terbakar sinar UV.
5. Reapply Itu Wajib, Bukan Opsional
Sudah pakai sunscreen pagi hari bukan berarti kamu aman seharian. Sunscreen harus diaplikasikan ulang setiap dua jam, terutama kalau kamu berkeringat atau berenang. Banyak orang mengalami sunburn karena lupa atau malas reapply, padahal ini penting banget.
Selain itu, pastikan sunscreen yang kamu pakai masih dalam masa berlaku. Sunscreen yang sudah kedaluwarsa bisa kehilangan efektivitasnya. Simpan juga di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung agar kualitasnya tetap terjaga.
Jangan Anggap Remeh Paparan Sinar UV
Matahari bisa merusak kulit, bahkan saat cuaca mendung atau di musim hujan. Sinar UV tetap menembus awan dan mengenai kulitmu, jadi sunscreen sebaiknya dipakai setiap hari. Baik saat kamu berlibur di pantai, nongkrong di kafe outdoor, atau sekadar jalan ke warung depan rumah, perlindungan tetap penting.
Kalau kamu merasa kulit sudah mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan akibat matahari, seperti bintik hitam, garis halus, atau tekstur kulit berubah, tidak ada salahnya konsultasi ke dokter kulit. Mereka bisa bantu analisis kondisi kulit dan memberi saran yang sesuai.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
