
Ilustrasi uang yang disimpan usai Lebaran. (freepik).
JawaPos.com - Lebaran adalah salah satu momen besar bagi umat muslim. Hari kemenangan yang kerap dirayakan dengan meriah dan besar-besaran di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Tak heran jika kemudian memasuki Lebaran, meski ada pemasukan datang melalui THR (tunjangan hari raya), misalnya, uang yang harus dikeluarkan juga seringkali tidak sedikit. Bahkan tak jarang sampai bikin “dompet menjerit”
Karena itulah, agar dompet tetap sehat, Anda perlu melakukan pengaturan keuangan setelah Lebaran. Berikut ini adalah tips mengatur keuangan setelah Lebaran seperti dilansir dari laman resmi Prudential Syariah
1. Meninjau Pengeluaran dan Pemasukan Selama Ramadhan dan Lebaran
Melakukan tinjauan terhadap pengeluaran dan pemasukan selama Ramadhan dan setelah Lebaran akan memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kondisi keuangan Anda. Identifikasi pengeluaran yang dapat dikurangi dan pemasukan tambahan yang dapat dimaksimalkan. Hal ini akan membantu Anda untuk membuat rencana keuangan yang lebih efektif untuk masa mendatang.
2. Membuat Anggaran Baru
Setelah meninjau pengeluaran dan pemasukan, buatlah anggaran baru yang lebih realistis untuk bulan-bulan setelah Lebaran. Anggaran tersebut harus mencakup semua pengeluaran tetap seperti tagihan, cicilan, dan kebutuhan harian. Selain itu, sisihkan juga sebagian dari pemasukanmu untuk ditabung atau diinvestasikan agar keuanganmu tetap terjaga di masa mendatang.
3. Menambah Dana
Apabila tabungan Anda terpakai selama Ramadhan dan setelah Lebaran, prioritaskan untuk menambahkan dana di tabungan. Tetapkan jumlah yang akan Anda tabung setiap bulan dan jadikan hal ini sebagai prioritas utama dalam pengelolaan keuanganmu. Tabungan yang cukup akan memberikan keamanan finansial bagi Anda dan keluarga di masa mendatang.
4. Menghindari Pengeluaran yang Tidak Perlu
Setelah Lebaran, hindarilah pengeluaran yang tidak perlu dan cenderung konsumtif. Evaluasi kembali kebutuhan dan keinginanmu sebelum melakukan pembelian. Pertimbangkan untuk menunda pembelian barang-barang yang tidak terlalu penting atau mencari alternatif yang lebih ekonomis. Hal ini akan membantu menghemat pengeluaranmu dan menjaga keseimbangan keuangan.
5. Menyiapkan Kembali Dana Darurat Jika Terpakai
Apabila dana daruratmu terpakai selama Ramadhan dan setelah Lebaran, segera alokasikan sebagian pemasukanmu untuk membangun kembali dana darurat tersebut. Dana darurat sangat penting untuk menghadapi situasi darurat yang tidak terduga, seperti kehilangan pekerjaan, masalah kesehatan, atau kebutuhan mendesak lainnya.
Dengan memiliki dana darurat yang cukup, Anda akan lebih siap menghadapi masa-masa sulit tanpa harus mengganggu keuanganmu yang lain.
6. Tentukan Tujuan Keuangan Jangka Pendek dan Jangka Panjang

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
