
Ilustrasi toko khusus thrifting. (Pexels)
JawaPos.com–Dalam sehari-hari, kamu setidaknya pernah mendengar kata thrifting baik di dunia maya maupun di dunia nyata. Berasal dari bahasa Inggris, thrifting pada memiliki arti berhemat.
Namun, thrifting secara istilah memiliki arti untuk membeli barang-barang bekas pakai namun yang masih layak untuk digunakan sehari-hari. Mulai dari baju, celana, tas, sampai peralatan dapur atau elektronik.
Fenomena thrifting ini sebenarnya sudah terjadi sejak zaman dulu. Namun seiring dengan globalisasi dan maraknya media sosial, sudah banyak orang beralih untuk thrifting setelah mendapat pengaruh satu sama lain.
Kamu mungkin pernah mendapati teman atau keluarga kamu sedang thrifting barang-barang keseharian. Kamu mungkin bertanya-tanya dan mempertimbangkan apakah kamu juga bisa ikut akan fenomena ini.
Ada banyak alasan yang bisa mendorong kamu untuk melaksanakan thrifting. Dilansir dari Bissel Thrift Shop dan Haven House Thrift Store, berikut ini merupakan 5 alasan mengapa kamu harus mulai thrifting sekarang.
Dengan thrifting, kamu turut berkontribusi menyelamatkan lingkungan. Industri pakaian, tas atau industri fesyen secara keseluruhan merupakan rantai yang menghasilkan polusi.
Perputaran tren dan produksi baju besar-besaran menghasilkan sampah fesyen yang besar. Terutama fenomena untuk membeli barang baru setiap kali trendy dan membuang barang setelah hanya dipakai beberapa kali.
Dengan thrifting, kamu menjadi individu yang menggunakan kembali baju dari pengguna sebelumnya. Kamu tidak berkontribusi pada kejahatan lingkungan berupa polusi dan juga sampah pakaian yang bertumpuk.
Alasan kedua dari mengapa kamu harus memulai thrifting adalah hal ini bisa menghemat pengeluaranmu. Thrifting membuat kamu mengeluarkan jumlah uang lebih sedikit dalam membeli sebuah produk.
Kamu bisa mendapatkan pakaian lebih banyak dengan jumlah uang yang sama. Misalnya, kamu yang biasanya hanya mendapat satu baju seharga 100 ribu bisa mendapat 4 baju berbeda dengan harga yang sama ketika thrifting.
Lebih lanjut, kamu mungkin bisa mendapat benda bermerek yang berharga mahal dengan harga yang jauh lebih murah. Hal ini tentunya menyelamatkan dompet dan finansialmu ketimbang membeli baju baru seperti biasa.
Dengan thrifting kamu jadi punya gaya khusus kamu sendiri. Tidak seperti baju baru trendi yang memiliki model yang sama tiap beberapa masa, baju thrifting merupakan penemuan satu dari seribu.
Sesuai dengan namanya, baju yang kamu beli tentunya jarang dimiliki orang lain. Dengan ini, kamu bisa memadu padankan sesuai dengan selera kamu dan menemukan hidden gem yang bisa melengkapi fesyen kamu sehari-hari.
Thrifting juga bisa melatih kreativitas. Dengan memilih baju atau sepatu dari berbagai baju yang ada, kamu bisa menemukan gayamu tersendiri dan tampil dengan fesyen yang unik di mata masyarakat.
Alasan keempat mengapa kamu harus mulai thrifting sekarang adalah kamu bisa membeli barang berkualitas dengan harga murah. Barang berkualitas tinggi seperti baju, celana atau sepatu tentu memiliki harga yang sesuai dengan kualitas.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
