Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Februari 2025 | 16.47 WIB

10 Kenyataan Pahit Tentang Introvert yang Sering Dianggap Remeh di Mata Dunia: Kamu Mengalaminya?

Ilustrasi orang introvert. - Image

Ilustrasi orang introvert.

JawaPos.com - Introvert merupakan salah satu kepribadian seseorang yang merasa terisi energinya ketika sendirian, mereka sangat mendalami dunia batinnya dan sulit untuk berlama-lama di lingkungan sosial yang cukup besar.

Introvert ini juga sering kali dikira anti sosial dan pemalu, padahal tidak bisa disamakan. Oleh karena itu, masyarakat kita lebih menjunjung tinggi ekstrovert yang menjadi pemeran utama dalam lingkungan sosial.

Melansir dari laman Your Tango pada Rabu (19/02) inilah 10 kenyataan pahit tentang introvert yang sering dianggap remeh di mata dunia:

1. Introvert memiliki pengalaman internal yang jauh lebih hidup

Jangan merasa buruk tentang membutuhkan lebih sedikit rangsangan eksternal dan pengalaman intens daripada yang lain. Introvert umumnya membutuhkan lebih sedikit stimulasi eksternal daripada ekstrovert.

Ini berarti mereka cenderung merasa terlalu terstimulasi di lingkungan dengan tingkat input sensorik yang tinggi, seperti suara keras atau pertemuan sosial yang besar, dan sebaliknya berkembang dalam pengaturan yang lebih tenang.

Teori kepribadian Eysenck sering menjelaskan konsep ini, menyatakan bahwa introvert memiliki tingkat gairah internal yang lebih tinggi secara alami, membuat mereka lebih sensitif terhadap rangsangan eksternal.

2. Menjadi introvert tidak sama dengan menjadi pemalu

Kamu memiliki potensi untuk menjadi komunikator yang sangat efektif dengan latihan. Introvert dan rasa malu adalah konsep yang berbeda, yakni adalah sifat kepribadian yang ditandai dengan preferensi untuk aktivitas soliter dan kebutuhan stimulasi lebih rendah.

Pada saat yang sama, rasa malu terutama didorong oleh rasa takut akan penilaian negatif dalam situasi sosial. Seseorang bisa menjadi introvert tanpa malu, dan sebaliknya. Namun, studi PLoS One tahun 2021 menyimpulkan bahwa mungkin ada tumpang tindih antara kedua sifat tersebut, karena banyak orang pemalu mungkin juga introvert.

3. Orang introvert mungkin menjadi kewalahan dengan dunia lebih cepat daripada yang lain

Kamu perlu menjaga kebiasaan kesehatan mental yang baik, yaitu dalam memahami bahwa kewalahan berasal dari pikiran, bukan orang atau benda. Meditasi dan mengambil tindakan adalah penangkal terbaik untuk 'berpikir berlebihan.'

Masyarakat sering menghargai sifat-sifat ekstrovert, yang mengarah pada harapan yang dapat membuat stres bagi introvert. Sebuah studi tahun 2020 menyoroti bahwa pertemuan sosial, acara jaringan, dan kegiatan kelompok dapat melelahkan, membuat introvert merasa lelah dan kewalahan.

4. Orang introvert seharusnya tidak bersembunyi di balik label

Psikologi di balik menempel pada label introvert dapat berasal dari keinginan untuk memahami diri sendiri dan rasa memiliki kelompok. Tapi, sebuah penelitian yang diterbitkan oleh University of South Carolina menyimpulkan bahwa keterikatan ini juga dapat memiliki konsekuensi negatif jika menjadi terlalu kaku.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore