
Ilustrasi zodiak move on./(freepik)
JawaPos.com - Putus asa adalah perasaan yang wajar dialami setiap orang. Entah karena cinta, pekerjaan, atau impian yang terasa semakin jauh dari genggaman, sehingga perasaan ini bisa datang kapan saja.
Tapi, pernahkah kamu menyadari bahwa ada beberapa kesalahan yang justru membuat seseorang terlihat sangat putus asa di mata orang lain? Tanpa sadar, sikap dan kebiasaan tertentu bisa memperburuk keadaan dan membuat kita semakin terjebak dalam perasaan negatif ini.
Dilansir melalui laman Psychology Today, Susi Ferrarello, Ph.D., seorang konselor filosofis di New York, menjelaskan bahwa pada momen tertentu seseorang bisa sangat terlihat putus asa bahkan terasa seperti tenggelam dalam lautan. Menurutnya, rasa ini bisa hadir karena berbagai alasan, salah satunya adalah kehilangan harapan.
"Bagi saya, putus asa terasa seperti air asin yang sangat pekat. Saat saya bertemu dengan seseorang yang putus asa, saya melihat mereka seperti tenggelam sendirian di lautan yang penuh amarah. Putus asa membuat kita merasa dekat dengan kematian, meskipun sebenarnya kita masih hidup dan baik-baik saja," jelas Susi, Selasa (18/2).
Susi menambahkan, putus asa berasal dari kata de-spes yang berarti kehilangan harapan. Menyerah pada harapan membuat kita mengalami perasaan keterputusan dan kehilangan makna yang jauh lebih menakutkan daripada rasa sakit lainnya.
"Harapan adalah hal terakhir sebelum mati, karena ia adalah bagian utama dari manusia. Kehilangannya sama saja dengan menghilang dari kehidupan, meskipun kita masih bernapas." imbuhnya.
Lalu, kesalahan seperti apa yang bisa membuat kita terlihat sangat putus asa? Dilansir melalui laman YourTango, ada 10 kesalahan yang membuatmu sangat terlihat putus asa. Bahkan, nomor 7 adalah yang paling sering terjadi! Berikut penjelasan lengkapnya:
1. Terlalu sering mengecek ponsel
Sering mengecek ponsel dengan harapan mendapatkan pesan dari seseorang adalah tanda putus asa. Kebiasaan ini mencerminkan ketidakpercayaan diri dan ketergantungan emosional yang berlebihan.
Tomas Chamorro-Premuzic, Ph.D., profesor psikologi bisnis di University College London, menjelaskan bahwa seseorang yang terobsesi dengan respons orang lain bisa kehilangan keseimbangan hidup. Jika seseorang tidak membalas pesanmu, bisa jadi mereka sibuk atau memang tidak tertarik.
Untuk menghindari kesalahan ini, cobalah untuk lebih fokus pada kegiatan lain. Menjaga keseimbangan antara komunikasi dan kemandirian adalah kunci untuk tetap sehat secara emosional.
2. Selalu tersedia setiap saat
Menunggu seseorang sepanjang waktu adalah tanda putus asa yang jelas. Hal ini menunjukkan bahwa seseorang kurang menghargai dirinya sendiri dan terlalu bergantung pada validasi orang lain.
Aaron Ben-Zeév, Ph.D., profesor filsafat di University of Haifa, menjelaskan bahwa hubungan yang sehat memerlukan keseimbangan. Jangan habiskan waktumu hanya untuk seseorang yang tidak menghargai keberadaanmu.
Berikan ruang bagi diri sendiri untuk berkembang dan menikmati kehidupan tanpa bergantung pada orang lain. Dengan begitu, kamu akan terlihat lebih percaya diri dan menarik.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
