6 Hal dalam Hidup yang Hampir Tidak Pernah Dikhawatirkan oleh Orang yang Benar-benar Percaya Diri.
JawaPos.com - Sangat menarik untuk melihat bagaimana pengalaman masa kecil kita membentuk karakter kita. Misalnya, mereka yang dihujani pujian berlebihan karena anak-anak sering tumbuh dengan cara tertentu. Ini bukan tentang menuding jari atau menyalahkan. Ini tentang memahami efek jangka panjang dari pujian terus-menerus pada perkembangan kepribadian anak.
Idenya adalah ini: anak-anak yang selalu diberi tahu bahwa mereka yang terbaik dapat mengembangkan karakteristik khusus di masa dewasa. Jangan khawatir, ini bukan ramalan malapetaka dan kesuraman. Di bagian berikut, kami akan mengungkapkan lima ciri kepribadian umum yang cenderung muncul pada orang dewasa yang dipuji secara berlebihan saat masih anak-anak. Anda mungkin menemukan beberapa yang mengejutkan, yang lain mencerahkan, tetapi semuanya layak untuk dilihat. Berikut 5 ciri kepribadiannya, dikutip dari geediting pada Kamis (26/12).
1) Terlalu percaya diri
Menariknya, banyak orang dewasa yang menerima pujian berlebihan sebagai anak-anak sering mengembangkan pandangan yang berlebihan tentang kemampuan mereka sendiri. Ini adalah hasil yang wajar ketika Anda terus-menerus diberi tahu betapa hebatnya Anda. Ini bukan tentang memiliki harga diri atau kepercayaan diri yang sehat, yang merupakan ciri penting untuk sukses.
Ini tentang terlalu percaya diri, keyakinan pada kemampuan seseorang yang melampaui apa yang dibenarkan oleh fakta. Terlalu percaya diri dapat menyebabkan berbagai masalah, mulai dari mengambil risiko yang tidak perlu hingga persiapan yang kurang untuk menghadapi tantangan karena mereka menganggap kesuksesan dijamin. Bukannya mereka mencoba untuk menjadi sombong atau meremehkan orang lain.
Hanya saja persepsi mereka telah condong oleh sanjungan terus-menerus yang mereka terima sebagai anak-anak. Ingat, ini bukan hukuman seumur hidup, dan dengan perhatian dan fokus yang tepat, ini dapat dikelola secara efektif. Dan memahami sifat ini adalah langkah pertama ke arah itu.
2) Takut gagal
Ciri lain yang saya perhatikan pada mereka yang dipuji secara berlebihan sebagai anak-anak adalah rasa takut yang kuat akan kegagalan. Yang ini pulang untuk saya. Tumbuh dewasa, saya selalu menjadi "anak yang cerdas."Guru, orang tua, teman – mereka semua memuji saya atas betapa cepatnya saya memahami konsep. Itu bagus ... sampai tidak. Pujian terus-menerus membuat saya percaya bahwa saya harus selalu sempurna. Pikiran untuk membuat kesalahan atau gagal pada sesuatu menjadi menakutkan karena saya merasa itu akan menghancurkan citra yang dimiliki semua orang tentang saya.
Bahkan sekarang sebagai orang dewasa, terkadang saya merasa ragu-ragu untuk menghadapi tantangan baru karena rasa takut akan kegagalan yang masih ada. Ini adalah pertempuran yang sulit, tetapi memahami dari mana asalnya telah berperan penting dalam perjalanan saya untuk mengatasinya. Kegagalan hanyalah batu loncatan menuju kesuksesan. Ini bukan akhir dari dunia – ini adalah kesempatan belajar.
3 ) Kesulitan menerima kritik
Orang-orang yang dipuji saat masih anak-anak cenderung bergumul dengan kritik di masa dewasa. Ini bukan hanya pengamatan anekdotal, tetapi sesuatu yang juga ditemukan oleh studi psikologi. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Psychology, para peneliti menemukan bahwa anak-anak yang dipuji secara berlebihan lebih cenderung menunjukkan reaksi negatif terhadap kritik sebagai orang dewasa. Mereka menganggapnya pribadi dan berjuang untuk memisahkan umpan balik yang membangun dari harga diri mereka.
Hal ini dapat menyebabkan sikap defensif dan keengganan untuk mengakui kesalahan, yang dapat merugikan baik dalam hubungan pribadi maupun profesional. Tetapi dengan pemahaman dan kesadaran diri, adalah mungkin untuk mengembangkan respons yang lebih sehat terhadap kritik.
4) Perfeksionisme

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
