
Ilustrasi orang lelah menggunakan social media. (Freepik)
JawaPos.com – Kelelahan media sosial adalah suatu kondisi atau sindrom dimana seseorang mengalami kelelahan emosional dan mental akibat penggunaan platform media sosial dalam jangka waktu yang lama.
Dalam kondisi ini seseorang mungkin akan merasakan kewalahan, lelah, hingga tidak bersemangat dalam menggunakan media sosial mereka. Seperti contoh sebelumnya dengan menggulir feed atau menonton reel yang dulunya menyenangkan menjadi tidak lagi menarik.
Orang yang mengalami kelelahan atau burnout akibat media sosial sering merasakan perasaan lelah, mudah tersinggung, dan tidak produktif.
Melansir dari laman sprinklr.com berikut hal-hal yang berkaitan dengan burnout pada penggunaan social media.
Penyebab burnout social media
1. Terlalu sering mengikuti perkembangan algoritma yang selalu berubah
Mengikuti tren media sosial yang terus berkembang bisa melelahkan. Platform seperti Instagram dan X (sebelumnya Twitter) sering memperbarui algoritme mereka, yang memengaruhi cara posting ditampilkan dan diprioritaskan di umpan pengguna.
Ini berarti bahwa pengelola media sosial berada di bawah tekanan terus-menerus untuk beradaptasi dan menemukan kembali strategi konten media sosial mereka untuk mempertahankan tingkat visibilitas dan keterlibatan yang tinggi. Dan merupakan seperti perlombaan yang melawan arus.
2. Terpapar komentar negatif hingga cyber bullying
Saat membagikan momen di media sosial, Seseorang juga turut menberikan komentar atau opini kepada orang yang bersangkutan tanpa difilter terlebih dahulu. Terkadang, opini tersebut berbentuk komentar negatif, perundungan siber, dan umpan balik yang kasar.
Ini merupakan fakta yang disayangkan, tetapi anonimitas media sosial membuat beberapa pengguna berani berbagi opini yang menyinggung atau kasar.
Hal tersebut juga merupakan salah satu sisi gelap dari interaksi media sosial, yang dapat menimbulkan dampak emosional yang signifikan pada orang yang menerimanya.
3. Mengalami FOMO (Fear of Missing Out)
FOMO, atau rasa takut ketinggalan akan informasi terkini, khususnya dalam konteks media sosial, merujuk pada kecemasan yang muncul karena perasaan bahwa orang lain mengalami peristiwa yang lebih baik.
Fenomena ini diperburuk oleh aliran pembaruan dan berita positif yang terus-menerus dibagikan di platform media sosial.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
