Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 26 Oktober 2024 | 16.28 WIB

Ayah yang Memiliki Hubungan Baik dengan Anak Dewasanya, Biasanya Menunjukkan 7 Perilaku Ini Menurut Psikologi

Potret kedekatan hubungan ayah dan anaknya saat dewasa. - Image

Potret kedekatan hubungan ayah dan anaknya saat dewasa.

JawaPos.com - Sebagai anak, kita selalu menganggap bahwa ayah adalah sosok yang tegas, bijaksana, dan memiliki wibawa sehingga seringkali segan dan takut untuk mendekatinya.

Padahal, kedekatan ayah dengan anak juga sangat diperlukan meskipun ia lebih banyak menghabiskan waktunya di luar untuk bekerja. Mengutip dari laman Halodoc, bahwa peranan ayah sangat penting untuk membentuk karakter anak sejak kecil.

Diantaranya menjadi role model bagi anak, pelindung sekaligus penyedia kebutuhan anak, dan pelengkap stimulasi perkembangan pada anak khususnya mengenai akal serta keyakinan. Pembentukan karakter inilah yang akan ia tanamkan hingga dewasa.

Melansir dari laman Ge Editing pada (26/10) bahwa ayah yang memiliki hubungan baik dengan anak dewasanya, biasanya menunjukkan 7 perilaku ini menurut psikologi:

1. Komunikasi Terbuka

Komunikasi yang dijalani bukan hanya tentang menanyakan kejadian hari ini atau mengenai pekerjaan mereka, melainkan percakapan yang mendalam dan bermakna. Meski kalian berbeda pendapat, tapi akan saling memahami, menghormati, dan kompromi.

Komunikasi terbuka ini tak hanya untuk memperkuat hubungan antara ayah dan anak, tapi bisa saling mengetahui gambaran hidup dari sudut pandang masing-masing.

2. Terkadang Memperlihatkan Sisi Kekurangan

Sebagaimana kita tahu bahwa ayah adalah sosok yang kuat bagi keluarganya, tapi ada kalanya ia menunjukkan kelemahan atau kekurangannya yang pernah ia alami, dan itu diungkapkan saat mereka duduk santai di malam hari.

Tapi dengan mendengarkan sisi kekurangannya itu, tidak membuat anak untuk membenci atau menjauhinya, bahkan bisa membuat hubungan mereka kian dekat.

3. Merangkul Kemandirian Pada Anak

Wajar jika seorang ayah ingin selalu melindungi anak-anaknya, bahkan ketika mereka sudah beranjak dewasa. Tapi hal ini bukan berarti ayah harus overprotective dan selalu mengendalikan anak dalam setiap keputusannya.

Ayah yang memiliki hubungan baik dengan anaknya saat ia dewasa, akan membiarkannya untuk mengambil keputusan sendiri, sekalipun terdapat kesalahan. Sangat penting untuk menanmkan sifat mandiri karena agar ia mampu menjalani kehidupannya sendiri.

Pada awalnya, hal ini mungkin terasa tidak nyaman dan bertentangan. Tapi ingatlah bahwa untuk hidup lebih maju lagi adalah belajar melalui pengalaman sekalipun itu pahit.

4. Menerima Pasangannya

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore