
ciri seseorang tumbuh di rumah tangga tidak bahagia menurut Psikologi
JawaPos.com – Mengalami kehidupan di lingkungan rumah tangga yang tidak bahagia dapat berdampak besar pada perkembangan seseorang. Dalam psikologi, ada beberapa ciri yang sering ditemukan pada mereka yang tumbuh di dalam situasi semacam ini.
Kehidupan rumah tangga yang kurang harmonis bisa mempengaruhi pola pikir, emosi, hingga perilaku di masa depan.
Jika kamu merasa ada sesuatu yang berbeda dengan caramu menghadapi kehidupan saat ini, bisa jadi kamu memiliki salah satu ciri yang diungkapkan psikologi tentang orang yang tumbuh di rumah tangga yang tidak bahagia.
Dilansir dari Hack Spirit pada Kamis (17/10), diterangkan bahwa terdapat enam ciri seseorang sedang tumbuh di lingkungan rumah tangga yang tidak bahagia menurut Psikologi.
1. Hidup dalam mode bertahan
Mereka yang tumbuh di lingkungan keluarga yang tidak harmonis seringkali terjebak dalam pola pikir bertahan hidup, bahkan setelah dewasa. Sistem saraf mereka mungkin masih terganggu akibat pengalaman masa kecil yang penuh tekanan.
Hal ini dapat menyebabkan reaksi berlebihan terhadap hal-hal sepele, kecemasan kronis, dan kesulitan menikmati momen saat ini.
Menurut pakar ilmu jiwa Annie Tanasugarn, anak-anak yang mengalami pengabaian atau kekerasan emosional maupun fisik dapat tumbuh dengan “inner child” yang secara emosional terhenti pada usia saat mereka mengalami trauma.
2. Kecenderungan menyenangkan orang lain
Tumbuh di lingkungan yang penuh ketegangan dan pertengkaran dapat membentuk seseorang menjadi orang yang selalu ingin menyenangkan orang lain. Mereka belajar untuk menghindari konflik dengan cara apapun, bahkan jika itu berarti mengorbankan keinginan dan kebutuhan pribadi.
Tujuan utama mereka bukan untuk menjalin hubungan yang autentik, melainkan untuk memastikan bahwa orang lain menyukai mereka. Perilaku ini seringkali berakar dari kebutuhan akan penerimaan dan validasi eksternal, karena mereka kesulitan menemukan kepuasan dari dalam diri sendiri.
3. Kesulitan berkomunikasi secara efektif
Rumah tangga yang tidak bahagia seringkali ditandai dengan komunikasi yang buruk. Akibatnya, mereka yang tumbuh dalam lingkungan seperti ini mungkin kesulitan mengekspresikan kebutuhan dan perasaan mereka secara produktif saat dewasa.
Mereka perlu belajar dari awal tentang cara menetapkan batasan, menangani konflik secara konstruktif, dan mengungkapkan perasaan yang sebenarnya.
Meskipun keterampilan komunikasi dapat dipelajari, fakta bahwa seseorang harus mempelajarinya dari awal sebagai orang dewasa menunjukkan bahwa masa kecil mereka mungkin tidak ideal.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
