
Ilustrasi- Pasangan melakukan love bombing (stockking-freepik)
JawaPos.com – Love bombing merupakan bentuk strategi manipulatif kepada seseorang untuk terjalinnya sebuah hubungan. Dengan kata lain, love bombing memberikan tindakan kepada seseorang untuk memperlihatkan perhatian dan kasih sayang secara berlebihan.
Love bombing biasanya melibatkan seseorang atau bisa dikatakan pasangan romantis dengan memberikan perhatian penuh. Love bomber atau pelaku love bombing biasanya akan menghujani korban dengan pujian atau hadiah.
Love bombing biasanya dilakukan pada fase pendekatan sebelum mengarah ke jenjang pernikahan dan biasanya terlihat romantis diawal, namun akan menjadi sesuatu yang merugikan korbannya.
Dilansir dari Cleveland Clinic, menurut psikolog Alaina Tiani, Ph.D, tujuan akhir dari pelaku love bombing tidak hanya sekadar mencari cinta, namun untuk mengendalikan orang lain. Tindakan tindakan hebat tersebut menjadi upaya untuk memanipulasi dan membuat merasa berutang dan bergantung pada pelaku.
Love bombing masih erat kaitannya dengan orang yang memiliki Narssistic Personality Disorder (NPD). Bentuk bentuk dari love bombing sendiri seperti :
- Mendapatkan pujian yang berlebihan
- Komunikasi yang berlebihan terutama mengenai perasaan pelaku kepada korban
- Sering memberikan hadiah yang terkadng tidak dibutuhkan
- Pembicaraan awal yang intens mengeni masa depan bersama.
Menurut Clevaland Clinic, love bombing terjadi dalam tiga fase :
Penting sekali untuk mengenali love bombing bukan sebagai tanda kasih sayang, namun sebagai langkah pertama dalam menciptakan hubungan yang tidak sehat. Berikut merupakan tanda-tanda ketika mengalami love bombing menurut laman verywellhealth :
Menghujani Hadiah
Dalam kasus love bombing, pemberian hadiah dilakukan secara berlebihan dan disertai dengan timbal balik berupa pujian, validasi atau balasan lainnya. Hadiah yang diberikan biasanya dengan harga yang mahal seperti perjalanan, perhiasan mahal hingga dukungan finansial lainnya tanpa diminta.
Memberikan Pujian Terus Menerus
Adanya frasa seperti “Hidupku akan hampa jika tanpamu” ketika berada di awal hubungan, maka merupakan tanda bahaya dalam hubungan yang tulus.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
