Ilustrasi orang tua yang sering melakukan manipulasi emosional pada anaknya. (Geediting.com)
JawaPos.com – Hubungan antara orang tua dan anak seharusnya dipenuhi dengan cinta, dukungan, dan rasa aman. Namun, sayangnya, terkadang dinamika keluarga bisa menjadi rumit dan menyakitkan, terutama ketika salah satu pihak menggunakan manipulasi emosional untuk mengontrol yang lain.
Manipulasi emosional adalah bentuk pelecehan psikologis yang halus namun merusak, dan sayangnya, bisa datang dari orang-orang terdekat kita, termasuk orang tua.
Orang tua yang manipulatif sering kali menggunakan taktik-taktik seperti rasa bersalah, ancaman, dan penghinaan untuk mengendalikan anak-anak mereka dan memenuhi kebutuhan emosional mereka sendiri.
Meskipun sulit untuk diidentifikasi, ada beberapa tanda peringatan yang dapat membantu Anda mengenali apakah Anda sedang dimanipulasi secara emosional oleh orang tua Anda.
Dilansir dari laman Geediting.com, Rabu (21/8), Jawa Pos akan membahas tujuh tanda umum bentuk manipulasi emosional dari orang tua, berdasarkan pandangan psikologi, agar Anda bisa lebih waspada dan melindungi kesehatan mental Anda.
1. Mereka Selalu Berperan sebagai Korban atau Sering Playing Victim
Orang tua yang manipulatif sering kali menempatkan diri mereka sebagai korban dalam setiap situasi. Mereka mungkin menyalahkan Anda atas masalah mereka, membuat Anda merasa bertanggung jawab atas ketidakbahagiaan mereka, atau menggunakan penyakit atau kelemahan mereka untuk mendapatkan simpati dan kontrol atas Anda.
2. Mereka Menggunakan Rasa Bersalah sebagai Senjata
Rasa bersalah adalah alat ampuh yang digunakan oleh manipulator emosional. Mereka mungkin akan mengingatkan Anda tentang semua pengorbanan yang telah mereka lakukan untuk Anda, membuat Anda merasa berhutang budi kepada mereka, atau menggunakan rasa bersalah untuk memaksa Anda melakukan sesuatu yang tidak Anda inginkan.
3. Mereka Meremehkan Perasaan Anda
Orang tua yang manipulatif sering kali mengabaikan atau meremehkan perasaan Anda. Mereka mungkin mengatakan bahwa Anda terlalu sensitif, berlebihan, atau tidak tahu berterima kasih. Dengan meremehkan perasaan Anda, mereka berusaha mengontrol Anda dan membuat Anda meragukan persepsi Anda sendiri.
4. Mereka Sering Menggunakan Ancaman dan Ultimatum

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
