
Ilustrasi meminta maaf kepada pasangan
JawaPos.com – Memikirkan apakah Anda harus memaafkan seseorang dan memberi mereka kesempatan kedua, seringkali menjadi salah satu hal yang sulit.
Meskipun memaafkan orang lain merupakan hal yang terpuji, menurut para psikolog, ada beberapa orang yang tidak pantas diberi kesempatan kedua.
Mereka adalah orang-orang yang berpotensi membahayakan kesejahteraan emosional Anda. Dan, jujur saja, tidak seorang pun dari kita membutuhkan drama semacam itu dalam hidup kita.
Dilansir dari Hack Spirit, Jumat (12/7), berikut ini daftar delapan tipe orang yang harus kita pikirkan dua kali sebelum membiarkannya kembali ke dalam kehidupan kita, menurut Psikologi.
Kita semua pernah berbohong. Namun, ada perbedaan besar antara kebohongan kecil sesekali dan kebohongan yang dilakukan secara berulang dan terencana.
Pembohong yang terbiasa berbohong merupakan salah satu tipe orang yang mungkin tidak pantas diberi kesempatan kedua.
Sebab, kebohongan yang terus-menerus ini perlahan dapat mengikis kepercayaan, yang merupakan dasar dari setiap hubungan. Hal itu melelahkan, merusak, dan sama sekali tidak mendukung interaksi yang sehat.
Mereka adalah orang-orang yang memanfaatkan perasaan Anda untuk melawan Anda, demi mendapatkan apa yang mereka inginkan.
Psikolog memperingatkan kita tentang orang-orang ini. Sebab, mereka akan sangat menguras energi Anda, membuat Anda merasa bersalah dan bingung, dan jarang mengubah taktik manipulatif mereka.
Memberi mereka kesempatan kedua sering kali berarti menghadapi lebih banyak gejolak emosional. Percayalah, ini bukan hal yang menyenangkan.
Narsistik adalah orang-orang yang memiliki rasa penting diri berlebihan dan kebutuhan yang besar untuk terus-menerus diperhatikan dan dikagumi.
Yang benar-benar memprihatinkan adalah bahwa hingga 6,2% dari populasi dapat didiagnosis dengan Gangguan Kepribadian Narsistik, menurut sebuah penelitian di The Journal of Clinical Psychiatry .
Orang-orang ini seringkali tidak mau mengakui atau berempati dengan perasaan dan kebutuhan orang lain.
Bila dihadapkan pada kritik, mereka dapat bereaksi dengan amarah atau penghinaan, sehingga sulit mempertahankan hubungan yang sehat.
Memberikan kesempatan kedua kepada seorang narsisis mungkin tidak akan menghasilkan hasil yang berbeda, karena mereka sering menganggap diri mereka sempurna.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
