Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Juni 2024 | 17.30 WIB

Menurut Pandangan Psikologi Positif, Berikut 4 Tanda Bahwa Kamu Selalu Bersyukur Meskipun dalam Keadaan Sulit

Ilustrasi orang yang bersyukur meskipun dalam keadaan sulit./(Freepik.com/cookie_studio) - Image

Ilustrasi orang yang bersyukur meskipun dalam keadaan sulit./(Freepik.com/cookie_studio)

JawaPos.com - Menurut pandangan psikologi positif, bersyukur adalah suatu bentuk cara manusia mengakui hal-hal baik yang terjadi dalam hidupnya.

Dilansir dari laman Artikel Psikologi Binus, para psikolog memaknai bersyukur ini sebagai sebuah respon emosional yang positif saat memberi atau menerima manfaat dari orang lain.

Bersyukur juga dapat membantu seseorang termotivasi, misalnya bersyukur karena masih diberi kesempatan hidup maka akan semangat untuk menjalani hari-harinya.

Beberapa manfaat bersyukur lainnya yaitu dapat membawa kebahagiaan, meningkatkan kesehatan, serta membangun komitmen profesional.

Namun, seringkali orang mudah bersyukur karena setelah diberi kenikmatan dan saat suasana hatinya sedang baik atau (good mood). Sementara sulit dilakukan ketika suasana hati sedang sulit atau buruk (bad mood).

Dilansir dari laman Artikel Universitas Tarumanegara, terdapat 4 tanda bahwa kamu selalu bersyukur meskipun dalam keadaan sulit, diantaranya :

Pertama, tidak mudah mengeluh, marah-marah, dan menyalahkan orang lain. Bahkan kamu akan menyadari serta lapang dada atas keadaan sulit yang dialami.

Kedua, memiliki self efficacy atau keyakinan dalam diri sendiri bahwa mampu dalam menghadapi keadaan sulit, serta yakin bahwa ini pasti akan berlalu.

Ketiga, bersikap tenang meskipun diperlakukan tidak baik oleh orang lain, tetap menjalankan tugas sesuai tanggung jawabnya.

Keempat, memaafkan orang lain yang telah memperlakukannya dengan tidak adil, sehingga tidak membuang-buang waktu untuk membenci dan menanamkan sifat dendam pada diri sendiri.

Sebagian kecil orang yang mengalami keadaan sulit memilih jalan pintas dengan bunuh diri, karena menurut mereka itu merupakan cara untuk menyelesaikan masalah.

Ternyata pemikiran itu sangat salah, bunuh diri adalah ciri orang yang mentalnya sedang tidak sehat dan butuh penanganan yang cukup serius.

Dengan rasa bersyukur, seseorang mampu mengubah gaya hidupnya yakni dari kondisi distress menjadi kondisi eustress.

Mereka memang menghadapi keadaan sulit, tapi tidak menghalanginya untuk bersyukur dalam rangka memperoleh segala potensinya seperti ide, gagasan, bakat, serta intelektual.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore