
Ilustrasi seseorang yang merasa galau. (Pexels/Engin Akyurt)
JawaPos.com - Ghosting adalah momen ketika seseorang menghentikan komunikasi dan pergi begitu saja dari seseorang tanpa kabar.
Sikap ini tentu menyebalkan karena membuat orang yang ditinggalkan jadi bertanya-tanya.
Jika kamu pernah di-ghosting, kamu mungkin bertanya-tanya, apa yang salah dari dirimu sehingga Ia pergi begitu saja tanpa kabar. Kamu pun kebingungan karena ditinggalkan tanpa kejelasan.
Dilansir dari Psychology Today dan mbgrelationships, Senin (29/4), setidaknya ada lima alasan mengapa seseorang melakukan ghosting. Berikut alasannya:
1. Kurang Keterampilan dalam Berkomunikasi
Dilansir dari Psychology Today, menurut sebuah penelitian pada tahun 2021 yang dilakukan Thomas dan Dubar, para ghosters mengakui bahwa salah satu alasan mereka melakukan ghosting adalah karena mereka tidak percaya diri dalam berkomunikasi.
Mereka merasa tidak memiliki kemampuan untuk melakukan percakapan yang jujur dan terbuka.
Hal ini bisa berarti bahwa mereka tidak percaya diri atau tidak nyaman ketika membahas soal hubungan dan perasaan, atau mereka tidak tahu bagaimana caranya mengungkapkan keinginan dan perasaan mereka.
2. Tidak Memiliki Rasa
Menurut mbgrelationships, salah satu alasan terbesar mengapa seseorang melakukan ghosting adalah karena mereka tidak memiliki rasa.
Pada awalnya, mungkin ia bersikap responsif, tapi seiring berjalannya waktu, bisa saja rasa yang sama tak tumbuh dalam hatinya sehingga Ia memutuskan untuk pergi begitu saja.
3. Sibuk dan Mengalihkan Prioritas
Kesibukan yang berhubungan dengan pekerjaan atau masalah dalam keluarga bisa membuat seseorang mengalihkan energinya untuk menyelesaikan urusan-urusan tersebut.
Ia mungkin mau tak mau harus memfokuskan seluruh perhatian dan energinya pada kesibukan atau masalah yang sedang dihadapi sehingga Ia menggesermu dari prioritas.
4. Tidak Yakin Hubungan akan Berhasil
Alasan lainnya seseorang melakukan ghosting adalah karena Ia tidak yakin bahwa hubungannya denganmu akan berjalan baik dan berhasil.
Hal ini bisa muncul karena menemukan ketidakcocokan, adanya perbedaan pandangan dan nilai, atau ketidaksamaan tujuan.
Hal tersebut membuatnya ragu dan memutuskan untuk pergi daripada menghabiskan waktu dalam hubungan yang peluang keberhasilannya kecil.
5. Munculnya Trauma
Seseorang bisa saja menghilang ketika Ia merasa bahwa kamu mengingatkannya akan hal-hal di masa lalunya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
