
Ilustrasi seorang perempuan sedang berpikir dan berbaring di sofa./ (Pinterest/Bloglovin’)
JawaPos.com – INFJ, salah satu tipe kepribadian Myers-Briggs yang paling langka, dikenal dengan idealisme mereka yang tinggi dan kemampuan berempati yang mendalam.
Mereka memandang dunia dengan kacamata penuh makna, selalu mencari koneksi yang otentik dan hubungan yang berharga.
Namun, sifat-sifat INFJ ini terkadang justru membuat mereka rentan menjadi korban manipulasi para narsistik.
Mari kita lihat tiga alasan utama mengapa INFJ rentan menjadi target narsistik menurut thoughtcatalog.com, Sabtu (9/3).
1. Standar Tinggi Akan Hubungan Romantis yang Sering Disalahartikan
INFJ mendambakan hubungan cinta yang penuh makna dan ideal. Mereka bermimpi akan pasangan yang memahami visi mereka tentang dunia dan mampu terhubung pada tingkat yang dalam.
Ketika bertemu seorang narsistik, fase awal seperti ‘love-bombing’ atau yang biasa disebut sebagai serangan cinta dan perhatian berlebihan yang dilakukan sang narsistik, dapat dengan mudah disalahartikan oleh INFJ.
Fase tersebut mungkin disalah artikan sebagai perwujudan cinta sejati yang selama ini mereka idamkan. Seorang narsistik sangat ahli dalam menciptakan persona menawan yang sesuai dengan hasrat terdalam INFJ.
Mereka mungkin secara tidak sengaja mengungkapkan ketertarikan pada minat dan nilai-nilai yang dipegang INFJ, memicu perasaan seperti bertemu belahan jiwa. Akibatnya, INFJ sering terjebak dan terpesona, tanpa menyadari manipulasi yang sedang terjadi.
2. Empati Tinggi Seorang INFJ yang Dimanfaatkan Narsistik
INFJ adalah individu yang sangat berempati dan memiliki komitmen kuat untuk membantu orang lain. Mereka secara alami tertarik pada mereka yang tampak membutuhkan dukungan.
Baca Juga: Jangan Gegabah! Intip 9 Situasi dalam Hidup di Mana Anda Lebih Baik Diam Daripada Berbicara
Bagi narsistik, sifat-sifat ini seperti harta karun. Mereka akan dengan sengaja mengeksploitasi kebaikan INFJ demi keuntungan pribadi. Narsistik pandai menceritakan kisah-kisah dramatis yang penuh penderitaan, memanipulasi emosi INFJ dan memicu rasa iba.
INFJ yang berempati tinggi akan merasa perlu menyelamatkan sang narsistik, rela mengorbankan kebutuhan pribadinya dan berjuang tanpa lelah untuk membantu mereka menjadi lebih baik.
Namun, pada kenyataannya, narsistik tidak mencari pertolongan, melainkan hanya mencari pasokan perhatian dan validasi dari INFJ.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
